Sambut MotoGP dan WSBK, Jalan Bypass Bandara International Lombok – Mandalika Siap Diresmikan

10 November 2021 11:03 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Sukirno

Pembangun Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL) - Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) menelan biaya Rp705 miliar. / Dok. PUPR (Pu.go.od)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan progres pembangun Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL) - Mandalika sudah mencapai 98,6%. 

Pembangunan jalan Bypass BIL sepanjang 17,36 km ini diklaim akan memperlancar konektivitas dari Bandara BIL ke kawasan wisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika.

Selain itu, jalan ini juga menjadi pendukung akses menuju sirkuit MotoGP di kawasan Mandalika. Seperti diketahui, menjelang pelaksanaan Moto GP 2022, pada November tahun ini akan dilangsungkan dua event besar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, yakni Asia Talent Cup pada 12-14 November 2021 dan World Superbike (WSBK) pada 19-21 November 2021.

“Saat ini tengah dilakukan tahap finalisasi sehingga jalan bypass sudah siap untuk diresmikan menjelang penyelenggaraan World Superbike pada 19 November 2021," mengutip keterangan tertulis Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat Reiza Setiawan, Rabu, 10 November 2021.

Reiza menjelaskan, pembangunan Jalan Bypass BIL– Mandalika terdiri dari tiga paket pekerjaan dengan dana APBN sebesar Rp705 miliar. Rinciannya, paket 1 sepanjang 4,30 km dengan anggaran sebesar Rp199 miliar. Paket ini digarap oleh kontraktor PT Nindya Karya-Bumi Agung (KSO).

Selanjutnya, paket 2 sepanjang 9,70 km senilai Rp353 miliar dengan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk - PT Metro Lestari Utama (KSO). Untuk paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktornya adalah PT Yasa Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp152 miliar. 

Nantinya, keberadaan jalan bypass dinilai bisa mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit. 

Jalan bypass tersebut dilengkapi oleh dua jembatan, 11 overpass, dan tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar.

Berita Terkait