Dalam 3 Minggu Kekayaan Sandiaga Uno Bertambah Rp1,5 Triliun

January 23, 2021, 09:02 AM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat akan mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melompat tajam selama tiga pekan pertama tahun ini. Pasalnya, belum juga sebulan, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) miliknya berhasil menjulang hampir 100%.

Bahkan, ditengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat 22 Januari 2021, saham SRTG justru berkilau hingga auto reject atas (ARA) ke level Rp6.000 per lembar.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Sandiaga Uno memiliki sekitar 583,56 juta lembar atau 21,51% saham SRTG per 30 September 2020. Pada akhir 2020, harga saham SRTG masih berada pada kisaran Rp3.430 per lembar.

Jika dikalkulasikan, pada akhir tahun 2020, Sandi mengempit kepemilikan saham Saratoga sekitar Rp2 triliun. Merujuk harga saham SRTG saat ini, maka kekayaan Sandi ditaksir Rp3,5 triliun. Dengan kata lain, kekayaan Menparekraf yang baru diangkat oleh Presiden Joko Widodo itu bertambah Rp1,5 triliun hanya dalam waktu tiga pekan.

Konglomerat Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemilik perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) / Facebook @SandiSUno

Dalam beberapa kesempatan, Sandi mengaku rugi banyak saat mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 dan Calon Wakil Presiden 2019. Pada periode 2018-2019, Sandi melego 167,75 juta lembar saham SRTG. Saat itu, 167,75 juta saham yang dijual Sandiaga Uno bernilai Rp663 miliar dalam empat kali transaksi selama masa kampanye pemilihan presiden.

Bahkan ada yang menaksir Sandi mengeluarkan uang hingga Rp1,4 triliun untuk dana kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden waktu itu. Kerugian ini pun dibenarkannya melalui acara ‘Podcast Ruang Sandi’ di platform YouTube yang diunggah 20 November 2020.

Pada saat itu, seorang stand up comedian bernama Kiky Saputri menjadi bintang tamu pada acara podcast milik Sandi. Dalam video itu, Sandi tampak di-roasting habis-habisan oleh Kiky.

Pada awalnya Kiky memuji Sandi sebagai sosok yang multitalenta. “Jago olahraga, bisa matematika, bisa main gitar, semua bisa. Tapi cuma satu yang Pak Sandi enggak bisa. Enggak bisa jadi wakil presiden,” tutur Kiky disambung gelak tawa keduanya.

Kiky pun melanjutkan roasting dengan mengatakan bahwa kegagalan tak menjadi soal bagi Sandi. Sebab, kata Kiky, walaupun gagal menjadi calon wakil presiden, ia tetap kaya raya.

“Walaupun pemilu kemarin rugi banyak, iya ‘kan pak?” lempar Kiky guyon.

Sandi pun membenarkannya dengan menjawab “Iya, betul-betul betul,” tandasnya, diiringi tawa dan sipu malu.

Di luar itu, Sandi dan usahanya itu juga memiliki saham di sejumlah perusahaan nonpublik dengan rerata investasi sebesar 20%-50%. Dengan portofolio investasi bejibun itu, Sandi pun kini memiliki total kekayaan senilai Rp5,1 triliun. Berikut rinciannya.

  1. Tanah dan bangunan seluas 5.175 meter persegi yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Singapura, Australia hingga Amerika dengan nilai Rp191,64 miliar.
  2. Mobil dan alat transportasi lain Rp325 juta. Rinciannya, Nissan Grand Livina Minibus 2013 senilai Rp100 juta dan Nissan X-Trail Minibus 2015 Rp225 juta.
  3. Harta bergerak lainnya Rp3,2 miliar.
  4. Surat berharga Rp4,71 triliun.
  5. Kas dan setara kas Rp495,91 miliar.
  6. Harta lainnya Rp41,29 miliar.
  7. Utang Rp340,03 miliar. (SKO)