Saatnya Bisnis Fesyen Indonesia Berinovasi dan Kolaborasi

29 Mei 2021 22:33 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat akan mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi X DPR di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan di tengah pandemi COVID sekarang ini sudah saatnya bisnis fesyen di Indonesia berinovasi dan berkolaborasi.

Saat webinar bertajuk “Sustainable Fashionpreneurship: The New Era of Fashionpreneurship” Sabtu 29 Mei 2021 Sandiaga mengatakan fesyen menjadi salah satu dari tiga sektor andalan dalam ekonomi kreatif dan juga menjadi salah satu unggulan ekspor.

 “Inovasi dan kolaborasi dibutuhkan agar desainer dan industri fesyen bisa bersaing di kancah internasional,” tambahnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih pada kesempatan yang sama mengatakan ; Direktur Smesco Kemenkop-UKM Leonard Theosabrata; Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim; dan Vice President PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan Kurniawan Lukminto.

Pada kesempatan yang sama Dewitri Anggraini dari Direktorat Akses Pembiayaan Kemenparekraf  menyampaikan ekonomi kreatif, khususnya susbsektor fesyen dapat berperan dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Hal ini mencakup bagaimana bisnis fesyen dapat memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM), mengurangi sampah, dan juga meningkatkan kolaborasi.

“Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan bahan baku daur ulang untuk menjaga kelestarian alam,” ujar Dewitri.

Berita Terkait