RUPSLB Tidak Kuorum, Langkah Akulaku Genggam Bank Neo Commerce (BBYB) Tertunda

21 September 2021 10:30 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Amirudin Zuhri

Bank Neo Commerce di kawasan ITC Fatmawati Jakarta Selatan, Senin 20 September 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Langkah PT Akulaku Silvrr menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) harus tertunda. Pasalnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar perseroan pada Senin, 20 September 2021 tidak mencapai kuorum.

RUPSLB kemarin hanya dihadiri oleh 73,47% pemegang saham. Sedangkan, untuk mencapai kuorum, perlu setidaknya dihadiri oleh 75% pemegang saham.

Direktur Utama (Dirut) Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan RUPSLB bakal kembali digelar pada awal Oktober 2021 dengan agenda pengambilalihan oleh Akulaku.

“Agenda pengambilalihan oleh Akulaku terpaksa diundur ke awal Oktober karena kemarin belum kuorum. Dari 75%, baru hadir 73.47%,” jelas Tjandra saat dihubungi TrenAsia.com, Selasa, 21 September 2021.

Maka, PT Gozco Capital masih menjadi PSP di BBYB dengan komposisi kepemilikan sebesar 16,53%. Gozco Capital tercatat telah menjadi PSP di BBYB sejak 9 Mei 2011 sebagaimana tercantum dalam Akta pengesahan nomor 12/2021.

Kendati demikian, komposisi kepemilikan Akulaku masihi yang terbesar di BBYB, yakni mencapai 24,98%. Akulaku diketahui semakin agresif menambah kepemilikan saham di BBYB sejak 21 Maret 2019.

Kala itu, Akulaku masuk dengan mengambil alih 5,2% saham dari Gozco Capital. Lalu, Akulaku merogoh kocek Rp158,72 miliar untuk menambah kepemilikannya di BBYB melalui skema private placement.

Usai komposisi Akulaku menyentuh 24,98%, saham BBYB semakin ramai kedatangan investor baru. Hal ini tercermin dari jumlah pemegang saham BBYB mencapai 30.950 investor per 31 Agustus 2021 atau bertambah 14.671 month-on-month (mtm) dibandingkan dengan akhir Juli 2021 dengan total investor sebanyak 16.279.

Adapun pada akhir Februari 2021, total investor BBYB hanya sebanyak 4.509. Kemudian, melonjak lebih dari 100% per 31 Maret 2021 dengan jumlah pemegang saham sebesar 8.540 investor. Sempat naik tipis pada April 2021 menjadi 8.781 investor, kenaikan jumlah saham BBYB kembali signifikan pada bulan-bulan berikutnya.

Berita Terkait