Rugi Bank Bukopin (BBKP) Membengkak jadi Rp1,32 Triliun per Kuartal I-2022

17 Mei 2022 20:30 WIB

Penulis: Agnes Yohana Simamora

Editor: Laila Ramdhini

Rugi Bank Bukopin Membengkak Jadi Rp1,32 Triliun di Kuartal I-2022 (TrenAsia)

JAKARTA – PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) mencatat rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp1,32 triliun pada kuartal I-2022. Kerugian ini membengkak dibandingkan dengan posisi kuartal I-2021 yang rugi sebesar Rp167,10 miliar.

Pada periode yang berakhir 31 Maret 2022, pendapatan bunga bersih mengalami penurunan sebesar 7% secara tahunan, menjadi Rp1,01 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp1,08 triliun. Tidak hanya itu, terjadi penurunan pada beban bunga dari Rp903,4 miliar menjadi Rp692,24 miliar yang artinya beban bunga menyusut sebesar 23%.

Dari sisi penyaluran kredit dan pembayaran syariah, Bank KB Bukopin mencatat penurunan sebesar 4,37 % yoy dari Rp59,71 triliun menjadi Rp57,1 triliun. Adapun total aset yang dimiliki Bank KB Bukopin tercatat meningkat 0,28% dari Rp80,80 triliun menjadi Rp81,03 triliun.

Selanjutnya, penghimpun dana pihak ketiga (DPK) Bank KB Bukopin mencatat kenaikan 7,74% secara tahunan dari Rp45,57 triliun menjadi Rp49,10 triliun. Kenaikan ini berasal dari dana murah yang berupa giro dan tabungan yang bertumbuh.

Selain itu, Net Interest Margin (NIM) KB Bukopin mengalami kenaikan menjadi 1,71% dari 0,94 %, sedangkan Loan to deposit ratio (LDR) perusahaan turun dari 128,79% menjadi 119,49%.

Sementara itu, Bank KB Bukopin mencatat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) gross, dari 9,63% menjadi 11,76%. Return on asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) KB Bukopin juga mengalami kenaikan.

Berita Terkait