Roti Gambang Nostalgia Kuliner Tradisional

02 Agustus 2021 22:51 WIB

Penulis: Panji Asmoro

Editor: Ismail Pohan

Nampak proses pembuatan makanan tradisional roti gambang di kawasan Karawaci Kota Tangerang, Senin 2 Agustus 2021. Foto :Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

Roti Gambang merupakan salah satu jenis kuliner khas Betawi yang diciptakan dengan mengadopsi proses pembuatan roti yang biasa disajikan atau disantap oleh orang barat (Belanda) pada masa kolonial namun dengan menggunakan bahan yang mudah diperoleh. Hal ini dapat dilihat dari bahan Roti Gambang, yaitu Baking Powder yang digunakan sebagai pengganti bahan roti pada umumnya, yaitu ragi. Begitu juga halnya dengan penggunaan gula merah untuk menggantikan gula pasir yang pada masa dahulu memang sulit diperoleh. Satu lagi adalah kayu manis yang digunakan sebagai pengganti spekoek. Walaupun berbagai bahan yang digunakan berbeda dengan bahan roti pada umumnya, Masyarakat Betawi mengidentifikasikan kuliner tersebut dengan nama Roti. Kata “Gambang” dalam kuliner Roti Gambang digunakan karena melihat warna dan bentuk Roti tersebut yang menyerupai salah satu alat musik Betawi, yaitu Gambang. 

Pencipta atau pembuat Roti Gambang hingga saat ini belum diketahui. Jejak sejarah Roti Gambang dapat ditemukan dari salah satu pabrik roti yang dahulunya memproduksi Roti Gambang, yaitu pabrik Roti Lauw yang berdiri pada tahun 1960 beralamat di Kebon Kacang Gang 1 Jakarta Pusat. Kala itu, Masyarakat Betawi pada umumnya mengenal dan banyak yang menyukai Roti Gambang. Masa kejayaan Roti Gambang sekitar tahun 1980 – 1990. Kala itu, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa banyak mencari dan menikmati Roti Gambang.Produsen Roti Gambang lainnya yang sudah sangat dikenal adalah milik Tan Ek Tjoan. Beliau mulai merintis usahanya di daerah Surya Kencana Bogor pada tahun 1921. Membuka usaha di Jakarta pada tahun 1955 bertempat di Jalan Cikini Raya Jakarta Utara. Saat ini, Usaha roti Tan Ek Tjoan dikelola oleh generasi ketiga. Pabrik rotinya berada di Jakarta, dan Ciputat Tangerang Selatan. Berbagai jenis roti, termasuk Roti Gambang, setiap hari dijajakan oleh sekitar 100 gerobak roti keliling yang tersebar di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

Salah satu penerus tradisi pembuatan Roti gambang adalah Happy Natalia pemilik dari Roti Gambang Nostalgia yang berada di Victoria Park Residence, Kelurahan Nusa Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, merupakan generasi ke tiga sejak dimulai dari tahun1950. Meskipun usahanya dirintis dari rumah tetapi roti gambang miliknya sangat laku di pasaran, hal ini terlihat dari banyaknya pesanan yang didapatkan per harinya. Selain ia menjual nya secara online, dan market place usaha miliknya juga tergabung dalam UMKM Kelurahan Nusa Jaya yang membuatnya dapat mengabiskan 300 kotak per harinya dengan harga Rp38 ribu  per kotak.  Roti Gambang Nostalgia ini memang berbeda dengan yang lainnya, selain resep turun menurun yang kaya akan rempah - rempah alami, roti gambang miliknya pun sehat karena tidak mengandung bahan pengawet dan rasanay tidak terlalu manis. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

Berita Terkait