Riset Terbaru Prediksi COVID-19 Berakhir Akhir September 2020

JAKARTA – Prediksi berakhirnya virus di Indonesia kembali meleset dari perkiraan banyak ilmuwan dan lembaga riset. Sebelumnya, Universitas Teknologi dan Desain Singapura (Singapore University of Technology and Design/STUD) memprediksi pandemi di tanah air akan berakhir pada Juni 2020.

Teranyar, dua dosen dari Program International Business Engineering (IBE), Universitas Kristen Petra Surabaya memprediksi COVID-19 baru akan berakhir pada September 2020.

“Prediksi ini berlaku jika tidak ada perubahan signifikan dan virus belum ditemukan,” kata Indriati Njoto Bisono, Kepala Program IBE UK Petra dalam siaran persnya, Rabu, 10 Juni 2020.

Dalam riset ini, Indriati bekerja sama dengan Hanijanto, seorang dosen luar biasa program IBE UK Petra yang juga menjabat sebagai Vice President di MicroStrategy Technology, sebuah perusahaan software di bidang Business Intelligence atau Business Analytics, Amerika Serikat. Dua peneliti ini diketahui melakukan penelitian selama sebulan untuk memonitor dan memprediksi data.

Jenis dan Hasil Pemodelan

Data jumlah orang yang terinfeksi setiap hari di modelkan dengan model Logistik, Bass dan Gompertz. Model yang terbaik diantara ketiganya dipilih dan digunakan untuk mengestimasi total orang yang terinfeksi saat sudah tidak ada lagi tambahan orang yang terinfeksi (=a), dan kapan 99% dari nilai a ini tercapai.

Dalam laman resminya, peneliti mencontohkan prediksinya dari hasil pemodelan di Jawa timur. Hasilnya, berdasarkan data yang dimodelkan adalah data yang tercatat sejak tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan tgl 9 Juni 2020, Jawa Timur diprediksi baru akan keluar dari pandemi pada akhir Agustus 2020.

Adapun, pemodelan yang digunakan di Jawa Timur adalah Bass model. Menggunakan data yang masuk sampai tanggal 9 Juni 2020, pandemi di Jawa Timur akan berakhir pada 23 Agustus 2020.

Namun, hal ini berlaku jika kondisi masyarakat tetap seperti sekarang, tidak ada intervensi dari pemerintah, vaksin juga belum ditemukan.

“Perlu kami tekankan bahwa hasil prediksi sangat tergantung pada data yang masuk, dan kami melakukan prediksi monitoring, yakni setiap dua-tiga hari prediksi akan diperbaharui berdasarkan data baru yang masuk.”

Masyarakat dapat mengakses prediksi tersebut di laman http://dsi.ibe.petra.ac.id/ untuk melihat pembaharuan data tiap hari dari 34 provinsi di Indonesia.

Tags:
Covid-19Headlineprediksi covid-19Universitas Kristen Petra Surabaya
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: