Repower (REAL) Raih Proyek Bangun Pesantren Daarul Qur’an Senilai Rp100 Miliar

24 Agustus 2021 13:00 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Gedung Properti milik PT Repower Asia Indonesia Tbk. / Repowerasiaindonesia.co.id

JAKARTA – Emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) dan Yayasan Daarul Qur’an Indonesia (DAQU) melakukan penandatanganan kerja sama pembangunan dan pengembangan Pesantren Daarul Qur’an beserta sarana dan fasilitas pendukungnya di seluruh Indonesia. 

Direktur Utama Repower Asia Indonesia Aulia Firdaus mengatakan kerja sama tersebut juga meliputi penyediaan perumahan untuk pimpinan, karyawan dan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan pesantren Daarul Qur’an di seluruh Indonesia.

Salah satu proyek yang akan dikembangkan adalah Pesantren DAQU Mandiri Jakarta, berlokasi di bilangan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Mengusung konsep green building, gedung pesantren 12 lantai ini akan di desain ramah lingkungan, dengan nilai proyek sebesar Rp100 miliar.

Ia menjelaskan, pesantren ini akan dilengkapi dengan dormitory atau asrama yang setara dengan apartemen, dan bisa dijual kepada investor yang akan menghasilnya pemasukan rutin setiap bulan bagi pemiliknya dari sewa kepada pesantren.

“Potensi income-nya sektar Rp150 - Rp200 miliar dari penjualan ini,” ujar Aulia melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 24 Agustus 2021.

Sementara, proyek pengembangan perumahan bagi pimpinan, karyawan dan staf pengajar Daarul Qur'an sejumlah kurang lebih 1.500 orang akan disiapkan oleh perseroan dalam bentuk lowrise apartemen dan rumah tapak, dengan kisaran harga Rp300 – Rp350 juta per unit.

“Sehingga ada potensi pendapatan sebesar Rp525 miliar,” tambahnya lagi.

Ketua Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, KH. Ahmad Jamil mengatakan bahwa konsep Pesantren yang ditawarkan oleh Repower sangat menarik. Apalagi, kata dia, dari sisi lokasinya yang berada di tengah kota Jakarta.

“Jadi bagi masyarakat perkotaan yang ingin buah hatinya mendapatkan Pendidikan Quran di Pesantren, mereka tidak perlu lagi harus jauh dari kedua orang tuanya,” imbuhanya.

Aulia menambahkan, pesantren perkotaan ini sejalan dengan konsep Education and Transit Oriented Development (ETOD) yang diusung oleh perseroan selama ini. Sehingga sinergi dengan Yayasan Daarul Qur’an Indonesia yang menjadi pengelolanya merupakan suatu hal yang ideal.

“Hal ini baru awalan, ke depan Insyaallah banyak sekali lokasi dan kawasan pesantren yang akan kita kembangkan,” pungkasnya.

Sepanjang semester I-2021, Repower Asia Indonesia mencatatkan pertumbuhan marketing saleslebih dari 50% secara tahunan. Hal ini didorong oleh strategi pemasaran daring yang efektif serta ditunjang adanya insentif PPN.

Berita Terkait