Rekor Baru! Harga Batu Bara Acuan November 2021 Tembus US$215 per Ton

09 November 2021 11:27 WIB

Penulis: Yudha Hariyanto

Editor: Laila Ramdhini

Batu Bara

JAKARTA - Harga Batu bara Acuan (HBA) November 2021 mengalami lonjakan sebesar 33% atau US$53,38 per ton ke level US$215,01 per ton dari bulan Oktober, yaitu US$161,63.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Agung Pribadi mengungkapkan harga ini merupakan level HBA tertinggi dalam puluhan tahun terakhir. 

"Permintaan dari Tiongkok terus meningkat memasuki musim dingin. Kondisi cuaca buruk juga menyebabkan terganggunya kegiatan produksi dan transportasi batu bara di provinsi produsen batu bara," kata Agung Pribadi dalam keterangan resmi dikutip Selasa, 9 November 2021.

Selain itu juga, HBA sendiri terus mengalami reli yang luar biasa sepanjang tahun 2021. Setelah sebelumnya sempat turun pada Maret 2021 menjadi US$84,47 per ton.

Faktor komoditas lain, ungkap Agung, seperti kenaikan harga gas alam juga memiliki pengaruh dalam menentukan harga batu bara global. 

"Supercycle masih punya pengaruh mendorong kenaikan harga komoditas dasar akibat dari adanya pertumbuhan ekonomi global baru pascapandemi," jelas Agung.

Terdapat dua faktor turunan yang memengaruhi pergerakan HBA yaitu, supply dan demand. Pada faktor turunan supply dipengaruhi oleh cuaca, teknis tambang, kebijakan negara supplier, hingga teknis di supply chain seperti kereta, tongkang, maupun loading terminal.

Sementara, untuk faktor turunan demand dipengaruhi oleh kebutuhan listrik yang turun berkorelasi dengan kondisi industri, kebijakan impor, dan kompetisi dengan komoditas energi lain, seperti LNG, nuklir, dan hidro.

Nantinya, HBA bulan November ini akan dipergunakan pada penentuan harga batubara pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel) selama satu bulan ke depan.

Berita Terkait