Pemerintah Habiskan Rp13,4 Triliun untuk Pembebasan Lahan Proyek Strategis Nasional

30 Juli 2021 21:02 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Laila Ramdhini

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mendorong agar pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Jawa Barat dapat selesai pada akhir tahun ini. (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) melaporkan realisasi pendanaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) per 23 Juli 2021 mencapai Rp13,4 triliun. Dana tersebut paling banyak terserap oleh proyek-proyek jalan tol.

Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN Qoswara merinci, total dana yang terserap untuk proyek jalan tol sebesar Rp11,02 triliun. LMAN mengucurkan dana paling banyak untuk proyek jalan tol Cileunyi–Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), yakni Rp2,14 triliun.

Realisasi paling tinggi berikutnya ada pada proyek jalan tol Trans Sumatra untuk ruas Binjai-Langsa dan Simpang-Indralaya-Muara Enim sebesar Rp1,93 triliun.

“Jalan Tol menjadi proyek yang secara sektoral paling banyak direalisasikan oleh LMAN. Kami terus berusaha menghubungkan wilayah-wilayah lain melalui pembebasan lahan, meski terkadang prosesnya sangat sulit,” ujar Qoswara dalam Media Briefing, Jumat, 30 Juli 2021.  

Sementara untuk proyek non-tol, realisasi pendanaan lahan terbesar ada di pembangunan Bendungan Bener sebesar Rp515,54 miliar, Bendungan Karian Rp326,89 miliar, dan Kereta Api (KA) rute Makassar-Parepare Rp324,01 miliar.

Jika ditinjau pada periode 2016-2021, total realisasi pendanaan PSN telah menembus Rp80,17 triliun yang terserap ke 97 proyek.

Adapun sejumlah output pendanaan lahan LMAN yang telah rampung adalah Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 593,11 kilometer (km) dengan realisasi pendanaan lahan mencapai Rp8,18 triliun. Lalu, Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 75 km yang bernilai Rp5,48 triliun.

Di sisi lain, output proyek non-tol yang kini sudah beroperasi adalah Pelabuhan Patimban dengan realisasi pendanaan lahan dari LMAN sebesar Rp704 miliar. Lalu, ada juga proyek Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diresmikan pada 18 Februari 2021 senilai Rp257 miliar. Terakhir, ada Bendungan Napun di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah diresmikan sejak 23 Februari 2021 dengan nilai pengadaan lahan menembus Rp45 miliar.

Untuk diketahui, terdapat Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memasukkan 201 proyek pembangunan masuk dalam kategori PSN sejak tahun lalu.

Pemerintah bakal melanjutkan percepatan PSN dengan target penyelesaian 38 proyek pada 2021. Nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp464,6 triliun. Sementara total 201 proyek PSN akan menghabiskan dana hingga Rp4.809,7 triliun.

Berita Terkait