Rayakan Ulang Tahun Perdana, Kota Podomoro Tenjo Jual Lebih dari 2.200 Unit Rumah

28 Agustus 2021 13:05 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

Assistant Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja (kedua kanan) bersama Investment Storyteller, Felicia Tjiasaka (kanan) melakukan seremoni pemotongan kue pada acara perayaan HUT Pertama Kota Podomoro Tenjo, di Jakarta, Jum'at, 27 Agusutus 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Kota Podomoro Tenjo, kawasan hunian premium persembahan Agung Podomoro merayakan hari ulang tahun (HUT) pertama dengan pencapaian terbaik, yakni terjualnya lebih dari 2.200 unit rumah.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2020, Kota Podomoro Tenjo berhasil mencuri perhatian konsumen dan investor properti. Memasuki usia yang baru, Kota Podomoro Tenjo siap melangkah menjadi pengembang properti terdepan dan tepercaya, yang makin tangguh dan terus tumbuh. 

Assistant Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja mengatakan, sejak diperkenalkan kepada masyarakat satu tahun yang lalu, antusiasme masyarakat terhadap proyek properti yang terletak di kawasan Tenjo Jawa Barat ini sangat tinggi. 

“Kami bersyukur di ulang tahun yang pertama ini, Kota Podomoro Tenjo telah berhasil meraih kepercayaan konsumen dengan terjualnya lebih dari 2.200 unit rumah. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa berkat kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak yang mendukung kami,” kata Zaldy Wihardja melalui keterangan resmi yang diterima Sabtu, 28 Agustus 2021. 

Zaldy menjelaskan perjalanan satu tahun Kota Podomoro Tenjo dipenuhi dengan berbagai tantangan yang dinamis. Namun, disiplin, kerja keras dan kredibilitas Kota Podomoro Tenjo sebagai unit bisnis dari Agung Podomoro Group, berhasil mencapai milestone yang memperkuat tonggak sejarah. 

“Kepercayaan masyarakat terhadap produk properti di Kota Podomoro Tenjo merupakan prioritas, sehingga kami terus menjaga komitmen dengan memberikan produk terbaik dengan bukti kualitas yang tinggi,” ujar Zaldy. 

Bersamaan dengan momentum kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Kota Podomoro Tenjo memperkenalkan kampanye #MerdekadariNgontrak. Kampanye ini mendorong semangat masyarakat untuk berinvestasi properti di Kota Podomoro Tenjo yang menghadirkan hunian sehat, aman dan nyaman sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini. 

Dengan produk berkualitas, terdepan, dan terjangkau seperti Kota Podomoro Tenjo, ditambah bonus regulasi pemerintah serta ekonomi Indonesia yang menunjukkan perbaikan, di mana pertumbuhan ekonomi naik 7% di kuartal II – 2021 Year on Year diyakini akan menciptakan situasi pasar yang positif ke depan. 

Selama satu tahun, Kota Podomoro Tenjo telah meluncurkan klaster Kalamenta, Kana, Angsana, Burgundy, Kalamenta Puri, dan Kenanga.Kota Podomoro Tenjo yang diproyeksikan menjadi satelit dan kota mandiri ini juga meluncurkan produk-produk ruko premiumnya yaitu Afara Business Park dan ruko Kayu Manis Business Square. 

Tahun ini, Kota Podomoro Tenjo mendirikan kantor marketing gallery di Tenjo untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan informasi dan pembelian properti. 

Tiga Keunggulan Kota Podomoro Tenjo

Zaldy mengatakan eksistensi Kota Podomoro Tenjo didukung berbagai keunggulan. Pertama, Kota Podomoro Tenjo dipastikan sebagai produk properti yang berkualitas karena berada di bawah naungan Agung Podomoro Group yang telah berjaya di industri properti lebih dari setengah abad. 

Kedua, kebutuhan masyarakat akan hunian yang sehat dan lingkungan yang asri makin meningkat dan hal ini dapat dipenuhi oleh Kota Podomoro Tenjo.

“Ketiga, produk kami dijual dengan harga yang terjangkau untuk lokasi dan akses yang sangat mudah. Kota Podomoro Tenjo memiliki Grand Transit Oriented Development (TOD) yang tidak jauh dari tol Serpong Balaraja dan terhubung dengan Stasiun Tigaraksa untuk akses commuter line Jabodetabek yang akan mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat,” katanya.

Selain itu, harga tanah yang dipasarkan saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasaran, sehingga masyarakat bisa mendapatkan lahan yang lebih luas. 

Zaldy menjelaskan proses pembangunan proyek saat ini masih sesuai dengan rencana. Infrastruktur jalan utama dan jalan klaster, persiapan lahan empat klaster, dan instalasi air dan listrik terus digalakkan.

“Serah terima akan dilakukan secara bertahap mulai akhir 2022,” ujarnya. 

Dia mengatakan membeli produk properti yang kini sudah dalam tahap pembangunan, merupakan langkah investasi terbaik. 

Seperti halnya standar produk dari Agung Podomoro Group lainnya, Kota Podomoro Tenjo memastikan pada calon penghuni akan merasakan first class experience dan peace of mind

“Kami mengusung konsep Living in Style, di mana proyek properti didukung oleh lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman. Semua ini juga didukung fasilitas layanan premium sehingga menghadirkan harmoni dan keindahan sebagai bagian dari kesempurnaan hidup,” ujarnya.

Marketing Director Agung Podomoro Group Agung Wirajaya mengatakan, kontribusi sektor properti akan memberikan harapan lebih positif ke depan. 

“Kami berharap di tengah situasi ekonomi Indonesia yang dinamis ini, Agung Podomoro dan seluruh unit bisnisnya dapat terus bergerak bersama dan menjadi katalisator kebangkitan sektor properti di Tanah Air,” katanya. 

Agung Podomoro akan terus ambil bagian dengan bersinergi dengan para pemangku kepentingan untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional dengan membangun proyek properti yang unggul dan berkualitas. 

Sementara itu, Investment Storyteller Felicia Tjiasaka juga melihat tren pembelian properti akan memberikan imbal hasil positif dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan harga tanah yang akan makin naik, dengan pembangunan infrastruktur dan akses transportasi yang makin terbuka di kota-kota satelit. 

Terlebih, jika rumah yang dijadikan investasi, dibangun oleh pengembang yang tepercaya dan terbukti kualitasnya. Akan lebih mudah untuk menjualnya di kemudian hari dengan harga lebih tinggi. 

"Pandangan saya, saat ini adalah momentum yang tepat untuk berinvestasi di rumah karena banyaknya insentif dari pemerintah seperti pembebasan PPN dan uang muka 0% dari Bank Indonesia. Memilih hunian yang sesuai kantong juga akan memudahkan pengelolaan finansial, jangan sampai memaksakan diri jika harganya memberatkan hidup sehari-hari," katanya. 

Felicia menyarankan konsumen untuk pintar mengelola keuangan dan tetap memaksimalkan setiap kesempatan yang ada. Seperti di sektor properti, dengan harga yang relatif terjangkau, karena banyak insentif dari pemerintah dan pengembang juga belum menaikkan harga, jika memiliki dana berlebih bisa segera melakukan pembelian. 

“Kepada teman-teman milenial yang sekarang sangat produktif, membeli rumah pertama dengan harga terjangkau bisa jadi prioritas. Pengalaman membuktikan bahwa rumah adalah sumber kebahagiaan dan investasi produktivitas,” ujarnya.

Berita Terkait