Raup Pendapatan Rp2 Triliun di Kuartal I-2022, BSD (BSDE) Masih Punya Stok Real Estat Rp5,73 Triliun

10 Mei 2022 07:02 WIB

Penulis: Liza Zahara

Editor: Fakhri Rezy

Bumi Serpong Damai (BSDE) Raup Pendapatan Senilai Rp2 Triliun, Begini Prospek Tahun Ini/ Foto: Bobobox (Bobobox.co.id)

JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan pendapatan senilai Rp2,03 triliun pada kuartal I-2022. Angka ini melonjak 21,43% year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya dengan nilai Rp1,67 triliun.

Sedangkan laba usaha BSDE pada tiga bulan pertama tahun ini tercatat sekitar Rp630,46 miliar. Kemudian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp347,90 miliar.

Direktur Utama BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, perlambatan pertumbuhan pada triwulan I-2022 karena perseroan tidak mencatatkan pendapatan lain-lain yang signifikan seperti tahun lalu.

"Sedangkan tahun lalu, sebagai dampak dari pertumbuhan anorganik berupa akuisisi, BSDE membukukan pendapatan yang cukup signifikan dari penghasilan lain-lain," kata Hermawan dalam keterangan resmi, Senin, 9 Mei 2022.

Selanjutnya, laba kotor perseroan pada kuartal I-2022 menjadi Rp1,26 triliun naik sebesar 3,03% dari sebelumnya Rp1,22 triliun pada tahun sebelumnya. Kemudian solidnya kinerja penjualan setelah dikurangi beban pokok pendapatan tumbuh hingga 71,76% menjadi Rp767,38 miliar.

Prospek Tahun Ini

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2022, perseoran memiliki persediaan real estate sebesar Rp5,73 triliun pada 2022 yang terdiri dari tanah dan bangunan yang siap dijual dan bangunan yang sedang dikonstruksi.

Persedian tanah dan bangunan yang siap dijual hingga akhir Maret 2022 ada sebesar Rp3,21 triliun. Proyek BSD City dan The Element menjadi proyek dengan persediaan terbesar yakni Rp2,01 triliun.

Kemudian pada proyek tanah dan bangunan yang siap untuk dijual terbesar selanjutnya yakni Klaska Residence Rp286,19 miliar dan South Gate Rp239,71 miliar.

Adapun perseroan memiliki persediaan sebesar Rp2,52 triliun untuk proyek bangunan yang sedang dalam pembangunan. The Element dan BSD City menjadi proyek dengan kontribusi tertinggi pada segmen ini senilai Rp788,32 miliar.

Untuk persediaan bangunan yang sedang dalam pembangunan terbesar kedua ialah South Gate memberikan kontribusi Rp591,86 miliar dan Aerium Rp535,58 miliar.

"Besarnya persediaan tersebut menggambarkan prospek kinerja pendapatan perseroan di masa mendatang," katanya.

Kontribusi Pendapatan Usaha BSDE

Untuk diketahui, pendapatan perseroan yang meningkat bersumber dari segmen penjualan lahan, bangunan dan strata title yang memberikan kontribusinya sebesar 80,01% atau Rp1,62 triliun. Lebih rinci lagi, perolehan dari penjualan lahan sebesar 85,17% dan bangunan sebesar1,38%.

Segmen tersebut juga mengalami pertumbuhan pada 2022 sebesar 20,11% atau Rp1,35 triliun dibandingkan dengan tahun lalu.

Pertumbuhan segmen strata title pada 2022 meroket 260,22% menjadi Rp240,42 miliar dari sebelumnya Rp66,74 miliar pada tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan selanjutan berasal dari segmen sewa sebesar 8,91% atau Rp180,65 miliar, tumbuh 4,33% dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita Terkait