Ratusan Ribu Tiket Kereta Api Mudik Lebaran Belum Dibatalkan

April 30, 2020, 07:07 AM UTC

Penulis: Khoirul Anam

Ilustrasi pembatalan tiket kereta api. / Facebook @keretaapikita

Sebanyak 352.884 tiket kereta api khusus angkutan mudik Lebaran belum dibatalkan oleh para calon penumpang meskipun sudah dilarang oleh pemerintah.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat pengembalian uang pembatalan tiket melalui KAI Access menjadi tiga hari kerja sejak dilakukan pembatalan. Sebelumnya, pengembalian uang pembatalan tiket melalui KAI Access paling lambat 45 hari.

“Ketentuan tersebut berlaku untuk pembatalan mulai 30 April sampai dengan 4 Juni, untuk keberangkatan KA masa Angkutan Lebaran 2020, yaitu mulai 14 Mei sampai 4 Juni 2020,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 29 April 2020.

Menurutnya, percepatan uang pengembalian diberikan agar pengguna beralih ke pembatalan tiket secara online. Hal ini sejalan dengan kebijakan physical distancing, yakni mengurangi kunjungan ke stasiun.

Layanan tersebut hanya tersedia di aplikasi KAI Access versi terbaru. Pada saat registrasi, pengguna harus mendaftarkan nama dan nomor identitas sesuai dengan data pada tiket.

Pada menu pembatalan, pengguna harus memasukkan nomor rekening yang memiliki nama sesuai dengan nama penumpang pada tiket.

“Total tiket yang sudah dibatalkan mulai 23 Maret hingga 29 April sebanyak 877.618 tiket. Sebanyak 51% dibatalkan melalui aplikasi KAI Access dan sisanya dibatalkan secara offline di stasiun,” ujar Joni.

Khusus untuk keberangkatan 14 Mei sampai dengan 4 Juni 2020 atau H-10 hingga H+10 masa Angkutan Lebaran 2020, terdapat 554.672 tiket yang telah dibatalkan oleh penumpang.

Saat ini, masih terdapat 352.884 tiket yang belum dibatalkan oleh penumpang, atau 39% dari total keseluruhan tiket Masa Angkutan Lebaran 2020 yang telah terjual. (SKO)