Ramai Gadai saat Pandemi, Omzet Pegadaian Naik Jadi Rp80 Triliun di Semester I/2021

04 Agustus 2021 17:31 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Karyawan melayani nasabah di kantor cabang Pegadaian Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu, 4 Agustus 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

Kinerja PT Pegadaian (Persero) di paruh pertama tahun ini cukup berkilau. Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung ternyata membuat jumlah nasabah yang melakukan gadai meningkat pesat. 

Terlebih, Pegadaian menerima gadai dengan jaminan berupa emas batangan, perhiasan, kendaraan bermotor, barang elektronik dan alat rumah tangga lainnya dari nasabah. 

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan gadai masyarakat, bisnis Pegadaian juga ikut terangkat. Sehingga gadai pelat merah ini berhasil mengantongi omset lebih besar dari tahun sebelumnya. Hingga semester I 2021, Pegadaian raih total omset sebesar Rp 80 triliun. Jika dirinci omset gadai konvensional naik 5,9% yoy menjadi Rp 68 triliun dan omset gadai syariah sebesar 7,4% yoy menjadi Rp 12 triliun pada semester I 2021.

Pertumbuhan omset perusahaan tersebut dikarenakan jumlah nasabah naik signifikan. Selama enam bulan pertama 2021, nasabah Pegadaian tumbuh hingga 20%. Nasabah menggadaikan barang - barangnya untuk berbagai kebutuhan sehari - hari. Dengan begitu, produk gadai dinilai produk yang fleksibel baik untuk memenuhi kebutuhan produktif maupun konsumtif. 

Pegadaian memberikan jasa usaha gadai dan pembiayaan mikro, dengan didukung oleh jaringan yang terdiri dari 12 kantor regional dan 4.087 unit kantor yang terletak di berbagai wilayah di Indonesia per 31 Desember 2020. Perusahaan dimiliki secara penuh oleh pemerintah. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

 

Berita Terkait