Rachmat Kaimuddin Mengundurkan Diri, Ini Tanggapan Bukalapak

30 Desember 2021 07:10 WIB

Penulis: Vega Aulia

Editor: Vega Aulia

(null)

JAKARTA – Tim internal PT Bukalapak.com (BUKA) buka suara sehubungan dengan pengunduran diri Direktur Utama perseroan, Rachmat Kaimuddin.

Perdana Arning Saputro (Deno), VP of Corporate Secretary Bukalapak, dalam keterangan resminya mengatakan, sampai saat ini Rachmat Kaimuddin masih menduduki posisi sebagai Direktur Utama Bukalapak dan akan membantu proses transisi kepemimpinan di internal Bukalapak. 

Adapun Teddy Oetomo, Natalia Firmansyah, dan Willix Halim tetap menjabat sebagai Direktur Bukalapak.

“Berdasarkan informasi dari surat pengunduran diri, Rachmat berencana akan melakukan pengabdian negara dengan bekerja untuk pemerintah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis, 30 Desember 2021.

Selanjutnya selama masa transisi dan Muhammad Rachmat Kaimuddin berhalangan maka Willix Halim, yang saat ini menjabat sebagai anggota Direktur, akan bertindak selaku pejabat pelaksana tugas Direktur Utama Perseroan.

Willix Halim akan menjadi Plt Dirut sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang meratifikasi dan mengkonfirmasi pengunduran diri Muhammad Rachmat Kaimuddin selaku Direktur Utama Perseroan dan ditunjuknya Direktur Utama yang baru.

Permohonan pengunduran diri dan penunjukkan Direktur Utama yang baru akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Segenap Dewan Komisaris dan Manajemen Bukalapak menyatakan penghargaan tertinggi serta apresiasi atas kontribusi Rachmat selama dua tahun ini.

Sebelumnya, Bukalapak telah menerima surat pengunduran diri dari Direktur Utama Bukalapak, Rachmat Kaimuddin pada tanggal 28 Desember 2021 yang akan berlaku efektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Pasar nampak menanggapi positif terkait kabar kepergian Rachmat Kaimuddin dari Bukalapak dan akan melanjutkan karirnya untuk mengabdi kepada negara, bekerja untuk pemerintah. 

Pada akhir sesi perdagangan Rabu, 29 Desember 2021, saham BUKA ditutup menguat 5,12% ke level Rp452 per lembar. Kapitalisasi pasar BUKA saat ini adalah sekitar Rp46,58 triliun. 

Berita Terkait