Punya Kapasitas 4.000 Ton per Hari, Pabrik Emas Kedua Bumi Resources Minerals (BRMS) Bakal Beroperasi Tahun Ini

25 April 2022 16:45 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Rizky C. Septania

Tambang Gorontalo Mineral yang memproduksi emas dan tembaga milik PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) / Dok. BRMS (Bumiresourcesminerals.com)

JAKARTA – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyampaikan informasi terkini mengenai kemajuan pembangunan pabrik emas kedua dengan kapasitas 4.000 ton bijih per hari di Palu, Sulawesi Tengah.

Direktur Utama sekaligus CEO BRMS, Agus Projosasmito mengatakan bahwa hampir seluruh perlengkapan utama yang di fabrikasi di luar negeri dan di Indonesia telah tiba di Palu. 

Adapun perlengkapan-perlengkapan seperti sag mill, ball mill, crusher, cyclone, thickener, dan tangki-tangki carbon in leach saat ini sedang dalam proses instalasi dan perakitan untuk menjadi pabrik yang siap berproduksi di Poboya, Palu.

“Beberapa perlengkapan (elution system) saat ini sedang diselesaikan pembuatanya di luar negeri,” ujarnya melalui siaran pers, Senin, 25 April 2022.

Agus berharap pabrik emas kedua di Palu tersebut dapat mulai beroperasi di tahun ini. Kenaikan produksi emas dari pabrik baru tersebut akan berdampak positif terhadap pendapatan dan laba bersih perseroan sepanjang 2022.

Sebelumnya, perseroan mengumumkan bahwa anak usahanya yaitu PT Citra Palu Minerals (CPM) sukses mencatatkan hasil positif dari aktivitas pengeboran di proyek tambang emas di Poboya, Palu. 

CPM berhasil menemukan tambahan cadangan bijih emas sebesar 4,6 juta ton dengan kadar 1,19 g/t Au dari lokasi penambangan terbuka di River Reef dan Hill Reef yang merupakan bagian dari Blok Poboya (Blok-1).

Di lantai Bursa, saham BRMS melonjak 6,80% ke level harga Rp220 per lembar pada penutupan perdagangan Senin, 25 April 2022. Dalam sehari, saham BRMS bergerak pada rentang harga Rp198 – Rp220 per lembar. 

Berita Terkait