PTPP, WIKA, dan Adhi Karya Kerja Sama dengan Rekind Bidik Proyek EPC

22 Juli 2021 16:00 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Rizky C. Septania

Ilustrasi pembangunan infrastruktur / Sumber: id.pinterest.com

JAKARTA – Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya bekerja sama dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk membidik proyek-proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) terutama di sektor industrial plants.

Ketiga BUMN Karya yang terlibat adalah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Direktur Utama Rekind Alex Dharma Balen, Direktur Utama Wijaya Karya alias Wika Agung Budi Waskito, Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur Utama PP Novel Arsyad.

Wakil Menteri I BUMN Pahala N. Mansury mengatakan ini merupakan bentuk kerjasama dengan prinsip business to business (B-to-B) di bidang EPC. 

“Terutama untuk memastikan terselenggaranya proyek-proyek strategis, seperti pengembangan dan pembangunan kilang-kilang, baik itu kilang refinery, petrokimia, fasilitas pengolahan, powerplant, gasifikasi hingga pengerjaan proyek di luar negeri,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis, 22 Juli 2021.

Pahala melanjutkan, berjalannya proyek-proyek strategis tersebut juga akan mendorong dan mengakselerasi perkembangan perekonomian di Indonesia, terutama mengantisipasi pandemi COVID-19.

PTPP, salah satu BUMN Karya yang terlibat, berharap dapat dapat dipercaya untuk mengerjakan proyek-proyek strategis tersebut dengan baik berbekal pengalaman yang dimiliki perusahaan di bidang EPC.

“EPC serta energi terbarukan merupakan salah satu bidang champion PTPP yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap pengembangan bisnis perusahaan kedepannya,” ujar Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.

Novel menyebut karya PTPP di bidang EPC serta energi terbarukan telah tersebar di Indonesia. Proyek-proyek tersebut bahkan termasuk dalam proyek strategis nasional (PSN), yaitu Kilang Minyak (RDMP) di Balikpapan dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah.

Acara penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Rabu, 21 Juli 2021. Wakil Menteri I BUMN Pahala N. Mansury, Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan  Pupuk Kementerian BUMN Zuryati Simbolon, dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Ahmad Bakir Pasaman turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

Berita Terkait