PTPP Raih Kontrak Baru Rp13,48 Triliun per September 2021

25 Oktober 2021 18:30 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP). / ptpp.co.id

JAKARTA - Perusahaan pelat merah PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp13,48 triliun per akhir September 2021.

Corporate Secretary PTPP Yuyus Juarsa memaparkan kontrak baru tersebut meningkat 14,6% year on year (yoy) dibandingkan dengan September 2020 yang sebesar Rp11,76 triliun. 

Adapun porsi BUMN masih mendominasi perolehan kontrak baru dengan kontribusi sebesar 59%, disusul oleh pemerintah sebesar 32% dan lainnya sebesar 9%.

Sementara berdasarkan jenisnya, kontrak baru untuk jalan dan jembatan sebesar 47,99%, gedung 35,91%, irigasi 6,09%, posrt 5,20%, industri 2,01%, airport 1,48%, power plant 0,74%, dan oil & gas sebesar 0,58%.

“Untuk memaksimalkan perolehan kontrak baru pada tahun ini, PTPP akan fokus kepada proyek strategis yang dimiliki oleh pemerintah dan BUMN,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 25 Oktober 2021.

Selain itu, PTPP akan terus mempertahankan peningkatan kapabilitas perusahaan di sektor infrastruktur, gedung, jalan dan jembatan, serta infrastruktur air, pelabuhan dan airport. Begitu pula pada sektor EPC, PTPP bakal ekspansi pada sektor energi terbarukan (EBT).

Adapun beberapa proyek yang berhasil diraih oleh PTPP hingga September 2021 antara lain Junction Dawuan Tol sebesar Rp825 miliar, Pegadaian Tower Rp594 miliar, Dredging Benoa Rp583 miliar, Gedung Kejaksaan Agung RI sebesar Rp500 miliar, dan Kantor Gubernur Papua sebesar Rp357 miliar.

Selanjutnya, Labuan Bajo Airport Building sebesar Rp357 miliar, Jalan KIT Batang Fase 1.4 sebesar Rp350 miliar, Penataan Kasawan Pura Besakih sebesar Rp344 miliar, Mandalika Infrastructure Fase 2 sebesar Rp342 miliar, Infrastruktur Kab. Alor sebesar Rp271 miliar, RS Banten Rp241 miliar, Taman Ismail Marzuki Phase 3 sebesar Rp226 miliar, Irigasi Bintang Bano sebesar Rp212 miliar, dan pekerjaan tambah Jalan Tol Manado-Bitung sebesar Rp208 miliar.

Berita Terkait