PSBB DKI Longgar, IHSG Melejit Paling Tinggi di Dunia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melejit paling tinggi di dunia dengan lonjakan 2,89% seiring dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta yang tidak terlalu ketat.

Pada perdagangan Senin, 14 September 2020, IHSG ditutup meroket 2,89% sebesar 145,12 poin ke level tertinggi harian 5.161,83. Kenaikan ini melanjutkan lonjakan pada akhir pekan, Jumat, 11 September 2020, yang berbalik ke zona hijau dengan penguatan 2,56% sebesar 125,25 poin ke level 5.016,71.

Padahal sehari sebelumnya saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan PSBB lebih ketat, IHSG dan nilai tukar rupiah kompak anjlok. Bahkan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat membekukan perdagangan saham selama 30 menit alias trading halt lantaran IHSG terjungkal lebih dari 5%.

IHSG akhirnya berakhir di zona merah dan meninggalkan level psikologis 5.000 yang telah bertahan sejak 8 Juli 2020. Indeks anjlok 5,01% sebesar 257,92 poin ke level 4.891,46. Total nilai transaksi saham mencapai Rp10,29 triliun.

Hari pertama penerapan PSBB, IHSG ditutup menguat ke posisi 5.161,83. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 25,8 poin atau 3,44% menjadi 805,12.

“PSBB tidak ketat, jadi market tidak khawatir. Dari eksternal, pasar mengapresiasi lanjutnya uji coba vaksin COVID-19 dari AstraZeneca” kata Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Senin, 14 September 2020.

Sentimen lainnya, lanjut Nafan, yaitu hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan China yang untuk sementara masih belum terlihat memburuk.

Pasar juga sangat antusias menanti pengumuman bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) dalam rangka mempertahankan tingkat suku bunga acuan di level 0,25%, meski baru akan diumumkan pada Kamis, 17 September nanti.

“Selain itu, adanya optimisme economic recovery dan adanya optimisme neraca perdagangan Indonesia akan surplus,” ujar Nafan.

Asing Masih Jual Saham

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham. Bahkan, IHSG berhasil menutup di level tertinggi perdagangan harian.

Secara sektoral, seluruh sektor meningkat dengan sektor properti naik paling tinggi yaitu 6,47%, diikuti sektor industri dasar dan sektor keuangan masing-masing 4,29% dan 3,25%.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp648 miliar. Nilai tersebut membuat net sell investor asing sejak awal tahun menebal menjadi Rp36,31 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 734.570 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,24 miliar lembar saham senilai Rp9,75 triliun. Sebanyak 357 saham naik, 115 saham menurun, dan 135 saham tidak bergerak nilainya.

Penutupan perdagangan saham hari ini, membuat IHSG bertengger di posisi terbaik di regional ASEAN, Asia Pasifik, dan bursa utama dunia. IHSG ditempel ketat oleh bursa saham Israel dan Saudi Arabia.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 152,81 poin atau 0,65% ke 23.559,3. Kemudian, Indeks Hang Seng Hong Kong naik 136,97 poin atau 0,56% ke 24.640,28. Terakhir, Indeks Straits Times Singapura melemah 5,87 poin atau 0,24% ke 2.484,22.

Berikut 10 Saham Paling Untung Hari Ini:

  1. JSKY Rp212 Naik 26,2%
  2. POLL Rp7.975 Naik 19,9%
  3. SBAT Rp304 Naik 18,8%
  4. WICO Rp505 Naik 17,4%
  5. INOV Rp222 Naik 15%
  6. AGRO Rp358 Naik 12,6%
  7. PURE Rp252 Naik 12,5%
  8. WIIM Rp362 Naik 12,4%
  9. TGKA Rp8.500 Naik 12,2%
  10. BRPT Rp815 Naik 11,6%

Berikut 10 Saham Paling Banyak Ditransaksikan Nilainya Hari Ini:

  1. BBCA Rp1,19 triliun
  2. BBRI Rp1,11 triliun
  3. TLKM Rp569 miliar
  4. BMRI Rp447 miliar
  5. BBNI Rp409 miliar
  6. ASII Rp320 miliar
  7. BOGA Rp291 miliar
  8. BRIS Rp241 miliar
  9. MDKA Rp222 miliar
  10. ACST Rp201 miliar
Tags:
Anies BaswedanBursa Efek Indonesiadki jakartaHeadlineihsgPasar modalPSBBPSBB KetatRupiahSaham
%d blogger menyukai ini: