Profil FAP Agri: Perusahaan IPO Pertama di 2021

January 03, 2021, 06:30 PM UTC

Penulis: Fajar Yusuf Rasdianto

Seorang petani menyiangi ribuan tanaman bibit kelapa sawit di perkebunan wilayah Sorek, Kabupaten Pelalawan, Pekanbaru, Riau, 22 Januari 2016 / FAP Agri

JAKARTA – PT FAP Agri Tbk bakal menjadi emiten pertama yang melakukan penawaran umum saham perdana di 2021. Perusahaan sawit ini bakal melaksanakan initial public offering (IPO) pertama kali pada Senin, 4 Januari 2021.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), FAP Agri akan menggunakan kode emiten FAPA dalam petualangannnya di pasar modal. Kode itu tersemat setelah BEI menetapkannya langsung pada 18 Desember 2020 lalu.

“Efek perseroan akan dicatatkan di bursa pada tanggal 4 Januari 2021 dengan menggunakan kode FAPA,” bunyi pernyataan BEI tersebut.

Mengutip informasi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) harga pelaksanaan IPO ini telah ditetapkan Rp1.840 per lembar. Total, ada 544,41 juta lembar saham yang bakal beredar dari FAPA.

FAP sendiri merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang agrobisnis. Bisnis utama FAP Agri adalah pengelolaan kelapa sawit.

Dari laman resmi perusahaan tertulis, FAP Agri berdiri pada 1994 dengan total penguasaan lahan seluas 110 ribu hektare. Area operasional FAP Agri terbentang dari Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, hingga Riau.

Dalam portofolionya, FAP Agri juga menaungi sedikitnya sembilan perusahaan lain, lima pabrik kelapa sawit berkapasitas 200 ton per jam, dan satu pabrik pengolahan kernel. Plus 8.000 karyawaan yang berada dalam naungan FAP Agri.

“FAP Agri berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan efisiensi di seluruh lini operasionalnya dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis, masyarakat, dan pelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik,” tulis perusahaan di laman resminya.