PPKM Melonggar, Ini Kebiasaan Jalan-jalan Masyarakat Menurut Data Gojek!

21 Desember 2021 23:00 WIB

Penulis: Adinda Purnama Rachmani

Editor: Rizky C. Septania

Pengemudi GoRide menggunakan sekat pelindung saat uji coba penggunaan sekat pelindung pada armada Gojek di Jakarta, Rabu 10 Juni 2020. Pada layanan roda dua GoRide yang kembali beroperasi di DKI Jakarta pada masa PSBB Transisi, mulai minggu ini Gojek melakukan uji coba penggunaan sekat pelindung yang berfungsi meminimalisasi penyebaran COVID-19 melalui droplet setelah sebelumnya sekat pelindung telah diuji coba pada armada roda empat GoCar. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA - Pandemi COVID-19 di Indonesia sudah membaik, Gojek melihat tren pola mobilitas masyarakat pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Layanan Gojek yang sebelumnya dimanfaatkan pengguna untuk berpergian seperti halnya ke kantor (sektor esensial dan kritikal), ke pasar dan swalayan dalam memenuhi kebutuhan pokok, kini tren tersebut sudah bergeser ke lokasi sekolah, kampus, perkantoran dan tempat rekreasi.

Head of Global Marketing Transport Gojek, Amanda Parikesit mengatakan, pihaknya selalu berupaya memberikan solusi kebutuhan masyarakat.

"Dalam situasi pandemi yang relatif membaik seperti saat ini, kami juga senantiasa hadir mengiringi kebutuhan mobilitas masyarakat yang merasa #UdahSaatnya beraktivitas kembali dan mengejar produktivitas lewat layanan transportasi yang aman dan bisa diandalkan," ucap Amanda Parikesit, dalam keterangan pers, Selasa, 21 Desember 2021.

Dengan bergesernya tren kebiasan mobilitas masyarakat, Amanda mengatakan Gojek siap untuk memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman.

Pihaknya juga menyediakan Gojek Protect+, untuk menjadi solusi berpergian aman dengan higienitas tertinggi.

"Ditambah lagi ada norma subyektif yang terbentuk di tengah masyarakat, bahwa situasi pandemi telah membaik dan orang-orang di sekitar sudah merasa aman pula. Sehingga, hal ini turut memengaruhi satu individu dengan individu lainnya untuk punya optimisme yang sama," tambah Amanda.

"Gojek Menjamin mitra driver yang melayani sudah divaksin. Adanya sekat pelindung antara bangku penumpang dan driver," ucap Amanda.

Berita Terkait