Pesantren Sebagai Sumber Strategis, Ma’ruf Amin Nilai Bank Wakaf Mikro Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

24 Desember 2021 19:15 WIB

Penulis: Mutia Yuantisya

Editor: Rizky C. Septania

Pesantren Sebagai Sumber Strategis, Ma’ruf Amin Nilai Bank Wakaf Mikro Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BPMI Setwapres)

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menilai salah satu upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, yaitu melalui pemanfaatan dana sosial syariah berupa Bank Wakaf Mikro (BWM).

Bank Wakaf Mikro (BWM) bertujuan memberi akses layanan keuangan kepada Usaha Mikro Kecil (UMK). Ia berharap BWM dapat menjadi sarana perluasan akses pembiayaan dan pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Bank Wakaf Mikro ini merupakan rintisan menumbuhkan pengusaha-pengusaha kecil yang kita harapkan nantinya menjadi alat pengungkit yang nantinya bisa tumbuh dan bisa menjadi nasabah Bank Syariah Umum,” katanya yang dikutip dari rilis, Jumat, 24 Desember 2021.

Ma’ruf Amin mengemukakan, dengan jumlah sebaran pesantren lebih dari 27 ribu di seluruh Indonesia dan karakteristiknya yang dekat dengan masyarakat, maka pesantren merupakan sumber strategis dalam mengoptimalkan fungsi BWM.

“Kehadiran BWM di pesantren dapat menjadi inkubator dalam menyiapkan, memajukan, serta memperluas usaha mikro syariah. Pengembangan ekonomi masyarakat akan sangat besar, sangat banyak dampaknya,” ujarnya.

Ma’ruf Amin berharap langkah OJK dalam mendorong terbentuknya BWM di pesantren-pesantren dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran yang bergerak di bidang ekonomi dan keuangan untuk mereplikasi langkah ini guna memberikan kemudahan dan pemberdayaan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, adanya bank wakaf di pesantren-pesantren ini memberikan fungsi tambahan yang juga sangat penting dan melahirkan program One Pesantren One Product (OPOP) yang melahirkan Gus Iwan, santri bagus, pintar ngaji, usahawan,” tuturnya.

Ma’ruf Amin turut berpesan agar BWM dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat. Sebab, BWM diharapkan dapat menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya harap Bank Wakaf Mikro dikelola dengan baik. Ini amanat, jangan sampai ada ketidakpercayaan kepada pesantren. Diberi amanah bukan berkembang tapi malah habis,” katanya.

Ia menegaskan nama baik pesantren harus terjaga dan kehadiran Bank Wakaf Mikro semakin membawa berkat mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait