Perusahaan Energi Grup Sinarmas Dapat Fasilitas Pembiayaan Rp337,58 Miliar dari BUMN SMI

27 Agustus 2021 12:20 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Rizky C. Septania

Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. / Dssa.co.id

JAKARTA – Emiten energi milik Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), telah menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan dari BUMN PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI.

Fasilitas pembiayaan ini memiliki plafon sebesar US$23,4 juta atau setara Rp337,58 miliar (dengan kurs Rp14.449 per dolar AS) untuk jangka waktu 4 tahun 9 bulan. DSSA akan menjaminkan aset perseroan untuk fasilitas pembiayaan ini.

“Fasilitas ini akan digunakan antara lain untuk pengembangan usaha perseroan dan entitas anak,” ujar Sekretaris Perusahaan DSSA Susan Chandra dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat, 27 Agustus 2021.

Susan menjelaskan fasilitas pembiayaan ini berdampak terhadap keuangan perusahaan, yaitu menyebabkan rasio utang terhadap ekuitas DSSA meningkat sekitar 1%.

Pada kesempatan sebelumnya, DSSA mengumumkan telah menambah modal ditempatkan dan disetor ke dalam dua anak usahanya, yaitu PT DSSA Mas Sejahtera dan PT Andalan Mas Sejahtera.

Untuk DSSA Mas Sejahtera, DSSA menambah modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp366,44 miliar. Ini membuat total modal yang ditempatkan dan disetor dalam DSSA Mas Sejahtera menjadi sebesar Rp3,49 triliun dari sebelumnya Rp3,13 triliun.

Ini pun membuat jumlah saham DSSA di entitas anak tersebut menjadi sebanyak 3.497.686 saham. Sementara itu, PT Sinar Mas Tunggal memiliki 10 saham di DSSA Mas Sejahtera.

Anak usaha kedua yang ditambah modal adalah Andalan Mas Sejahtera. DSSA menambah modal Rp182,15 miliar untuk anak usaha tersebut. Total modal yang ditempatkan dan disetor dalam Andalan Mas Sejahtera pun menjadi sebesar Rp480,05 miliar dari sebelumnya Rp297,91 miliar.

DSSA tercatat hanya memiliki 10 saham langsung di Andalan Mas Sejahtera. Sementara itu, sisanya 480.044 saham merupakan penyertaan modal tidak langsung lewat anak usaha DSSA yang lain, PT DSSE Energi Mas Utama.

Berita Terkait