Pertamina Tambah Program Satu Harga Hingga 83 Titik Seluruh RI

PT Pertamina (Persero) berencana memperluas program bahan bakar minyak (BBM) satu harga di 83 titik di Indonesia.

Beberapa sebaran daerah tersebut, meliputi 13 titik di Sumatera, 21 titik di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), 13 titik di Kalimantan, tujuh titik di Sulawesi, 15 titik di Maluku, dan 14 titik di Papua.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, pihaknya optimistis dapat mencapai target pada tahun ini, mengingat tahun lalu Pertamina berhasil merealisasikan target di 161 titik.

“Kami optimistis dapat mencapai target untuk memastikan ketersediaan energi (availability) hingga ke pelosok dengan harga yang terjangkau (affordability),” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 27 Maret 2020.

BBM satu harga merupakan program yang bertujuan untuk meratakan harga BBM di seluruh Indonesia agar masyarakat yang tinggal di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) bisa merasakan harga murah sesuai ketentuan pemerintah.

Melalui program ini, penyalur resmi di wilayah terpencil ditunjuk sebagai penyedia premium dan solar sesuai harga yang diatur oleh pemerintah.

Papua menjadi salah satu wilayah yang kini menikmati harga sama dengan pasaran kota, yakni Rp6.450 per liter untuk premium. Sebelumnya, harga BBM di sana bisa mencapai Rp70.000-Rp100.000 per liter.

Menurut Fajriyah, dengan harga BBM yang lebih terjangkau, nantinya akan berdampak terhadap harga-harga kebutuhan pokok lainnya sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat. (SKO)

Tags:
bbmBensinpertaminaPremiumProgram Satu Hargasolar
%d blogger menyukai ini: