Perlancar Akses Tanjung Priok, Tol Dalam Kota Jakarta Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang Selesai Bulan Ini

15 Juli 2021 21:30 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Tol Layang Dalam Kota Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang ini akan terkoneksi dengan JORR Seksi E yang menghubungkan konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Marunda dan menunjang akses Pelabuhan Tanjung Priok. (Foto: Kementerian PUPR)

(2021/07/Gerbang-Tol-Kelapa-Gading.jpeg)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyelesaikan pekerjaan akhir pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang sepanjang 9,3 kilometer (km). Progres pembangunan jalan tol yang dimulai sejak Februari 2017 ini sudah 98,8% dan ditargetkan selesai pada Juli 2021.

Jalan tol ini merupakan bagian dari 6 Ruas Tol Dalam Kota Jakarta yang akan melengkapi struktur jaringan jalan bebas hambatan di kawasan Jabodetabek. Sebelumnya, daerah ini sudah memiliki jaringan tol lingkar dalam kota dan lingkar luar (Jakarta Outer Ring Road/JORR).

“Secara keseluruhan ruas tol membentang sepanjang 69,77 km dengan mengadopsi konstruksi jalan layang yang terintegrasi dengan transportasi umum Bus Rapid Transit (BRT),” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Kamis, 15 Juli 2021.

Seksi Kelapa Gading-Pulo Gebang ini akan terkoneksi dengan JORR Seksi E yang menghubungkan konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Marunda dan menunjang akses Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebagai informasi, pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Jakarta atau sering disebut dengan 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta ini merupakan Proyek Strategis Nasional. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Pembangunannya dilaksanakan secara bertahap, yaitu tahap 1 sepanjang 31,2 km yang dibagi lagi ke dalam tiga seksi. Ketiga seksi tersebut adalah Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang sepanjang 9,3 km, Seksi B Semanan-Grogol 9,5 km, dan Seksi C Grogol-Kelapa Gading 12,4 km.

Nilai investasi pembangunan tahap 1 ini mencapai Rp20,73 triliun. Kontraktor pelaksana proyek ini adalah kerja sama operasi antara PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). (LRD)

Berita Terkait