Perkuat Motion Banking, MNC Bank Akui Tengah Pepet Induk Usaha TikTok

07 September 2021 17:40 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Rizky C. Septania

Ilustrasi aplikasi media sosial berbagi video TikTok asal China. / Pixabay

JAKARTA – Bank digital melakukan manuver bisnis besar-besaran pada tahun ini. Selain aktif melakukan penambahan modal, kerja sama strategis dengan platform social commerce terus diupayakan bank digital.

Langkah ini ditempuh oleh PT MNC Bank Internasional Tbk (BABP) dikonfirmasi tengah menjalin kesepakatan dengan induk usaha TikTok, yakni ByteDance. Corporate Secretary MNC Bank Heru Sulistiadhi mengatakan perseroan masih dalam tahap negosiasi soal pokok-pokok kerja sama yang akan dijalin.

“Masih dalam proses. Emang ada, di kami ada prosedurnya. Insyaallah mungkin di bulan ini pasti kami informasikan kerja sama dengan Bytedance,” ucap Heru dalam diskusi virtual, Selasa, 7 September 2021.

ByteDance diproyeksikan bakal memperkuat lini bisnis digital yang dimiliki MNC Bank, yakni MotionBanking. Layanan bank digital itu diketahui telah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di saat yang bersamaan, BABP juga tengah melancarkan aksi korporasi penambahan modal dengan skema rights issue. BABP bakal melepas 14,23 miliar lembar saham baru dengan nominal pelaksanaan Rp318 per lembar. Adapun proyeksi dana segar dari aksi korporasi ini mencapai Rp4,53 triliun.

Lebih rinci, Heru menjelaskan Sekitar 62% akan digunakan sebagai modal untuk mendukung ekspansi kredit/aktiva produktif perseroan secara digital dan konvensional dengan porsi mayoritas digital sebesar 78% dan konvensional sebesar 22%.

Lalu, sebanyak 5% dana rights issue dialokasikan untuk pengembangan aplikasi MotionBanking. Dana ini menjadi suntikan perseroan untuk mengembankan credit scoring berbasis kecerdasan buatan (artifical intellegence/AI). Sementara sisanya bakal digunakan untuk memperkuat aspek permodalan.

Sebelum MNC Bank, kerja sama dengan platform serupa juga dilakukan oleh Bank KEB Hana Indonesia. Bank asing asal Korea Selatan itu menggandeng platform asal Jepang, Line Corporation untuk kolaborasi dalam aplikasi Line Bank Indonesia.

Berita Terkait