Perhutani Siap Garap 9 Proyek Strategis Tahun Depan, Ini Daftarnya

29 Oktober 2021 13:02 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Laila Ramdhini

Hutan Riau. (/KlikRiau.com)

JAKARTA - Perusahaan Umum Kehutanan Negara Indonesia (Perhutani) menyatakan siap menggarap sembilan proyek strategis tahun depan.

Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan bahwa tujuh dari sembilan proyek strategis tersebut merupakan usulan Perhutani dan dua lainnya merupakan bagian dari 88 proyek strategis Kementerian BUMN.

Kesembilan proyek tersebut meliputi Sinergi Industri Kayu, Perhutani Subsidiaries Reorganization, Ekstensifikasi Rebranding Wisata Alam, New Factory dan Komersialisasi Produk Biomassa, Implementasi Digitalisasi Pemetaan dan Pengamanan SDH, serta Platform Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif.

Kemudian ada juga Pengembangan Agroforestry Tebu, Pengembangan Produk Olahan Herbal (co branding), dan yang terakhir Transformasi Digital Sistem Informasi, Back Office & Shared Service.

Untuk proyek Komersialisasi Produk Biomassa, Perhutani telah bermitra dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terkait penyediaan dan pengembangan biomassa untuk program cofiring  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Perum Perhutani berkomitmen mengoptimalkan peran perusahaan sebagai penyedia bahan baku bagi pembangkit listrik biomassa dengan menyiapkan 70.000 hektare lahan untuk hutan tanaman energi yang memproduksi wood pellet dan wood chip karena peluang pasar luas negeri yang menjanjikan untuk produk tersebut.

Perhutani juga telah mengalokasikan biomassa sebanyak 20.000 ton per tahun untuk PLTU Pelabuhan Ratu dan 85.000 ton biomassa per tahun untuk PLTU Rembang.

Wahyu menyebutkan sejumlah tantangan bagi pemimpin BUMN di masa kini yakni transformasi yang terjadi terus menerus sesuai dengan revolusi AKHLAK yang dicanangkan Menteri Erick Thohir.

Karena itu, dalam Rapat Kerja (Raker) baru-baru ini, seluruh direksi dan karyawan perusahaan telah menandatangani Komitmen Bersama sebagai tanda bahwa semua anggota Perum Perhutani akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan rencana dan memenuhi target yang telah terususun di tahun 2022.

"Perhutani bukan BUMN kecil dan harus diwujudkan menjadi BUMN besar dengan kemampuan sendiri. Jangan resisten terhadap perubahan, lakukan yang terbaik untuk perusahaan. Jaga selalu kekompakan dengan tim kerja, ciptakan suasana kerja yang baik. Yakin selalu ada harapan," ujar Wahyu dalam keterangan resmi dikutip Jumat, 29 Oktober 2021.

Berita Terkait