Penyaluran KPR Subsidi FLPP Sudah Tembus Rp8,04 Triliun

07 Juni 2021 06:04 WIB

Penulis: Sukirno

Warga melintas di dekat proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Tigaraksa, Tangerang, Senin, 28 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 4 Juni 2021 mencapai 46,94%.

“Penyaluran dana FLPP ini telah mencapai 46,94 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 157.500 unit,” ujar Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 6 Juni 2021.

PPDPP telah menyalurkan dana FLPP per 4 Juni 2021 sebanyak 73.931 unit senilai Rp8,04 triliun. Sehingga penyaluran dana FLPP per 2010 hingga 2021 telah mencapai 838.786 unit senilai Rp63,642 triliun.

Penyaluran dana FLPP tahun 2021 didistribusikan oleh 40 bank pelaksana yang terdiri dari 9 bank nasional dan 31 bank pembangunan daerah (BPD).

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyalurkan dana FLPP sebanyak 40.169 unit, BTN Syariah telah menyalurkan sebanyak 9.856 unit, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan dana FLPP sebanyak 7.822 unit, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebanyak 3.607 unit, BJB sebanyak 2.478, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI sebanyak 2.006 unit, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 699 unit, Bank Kalbar sebanyak 657 unit.

Kemudian Bank Sulselbar sebanyak 620 unit, Bank Sumselbabel sebanyak 555 unit, dan sisanya disalurkan oleh 30 bank pelaksana lainnya.

“Kami optimis target penyaluran dapat kami selesaikan pada Oktober mendatang,” ujar Arief Sabaruddin.

Dia menambahkan bahwa saat ini bank-bank pelaksana sudah menyesuaikan time schedule penyaluran sehingga Oktober mendatang semua target yang disepakati dapat diselesaikan. (SKO)

Berita Terkait