Penjualan Tumbuh, Laba Indofood CBP Sukses Makmur Malah Turun Jadi Rp3,22 Triliun

25 Agustus 2021 20:33 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

Mi instan Indomie adalah produk unggulan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. / Facebook @indomie

JAKARTA - Emiten konsumer milik konglomerat Anthoni Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat pertumbuhan penjualan 22% year-on-year (yoy) sepanjang semester I-2021.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan ini tumbuh dari Rp23 triliun per semester I-2020 menjadi Rp28,1 triliun pada periode ini.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengeklaim, perseroan telah mempertahankan kinerja yang konsisten pada semester I-2021.

“Dalam situasi yang dinamis saat ini, Indofood telah mempertahankan kinerja yang konsisten. Ke depan, kami akan tetap waspada dalam melindungi karyawan kami dan mempertahankan daya saing,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Agustus 2021.

Kendati demikian, beban pokok penjualan ICBP ikut naik dari Rp14,7 triliun per semester I-2020 menjadi Rp17,7 triliun pada periode ini.

Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat turun 4,45% yoy menjadi Rp3,22 triliun. Pada periode yang sama 2020, jumlahnya tercatat sebesar Rp3,37 triliun.

Sepanjang paruh pertama tahun 2021, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp54,3 triliun, dari Rp53,2 triliun per akhir 2020. Total ekuitas juga terungkit dari Rp50,3 triliun per Desember 2020 menjadi Rp53,6 triliun per Juni 2021.

Adapun kas dan setara kas ICBP sebesar Rp10,6 triliun, naik 24% dari Rp8,5 triliun per Desember 2020. Alhasil, total aset perseroan yang tercatat sebesar Rp24 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan Rp20,7 triliun per akhir 2020.

Berita Terkait