Pendapatan Tol Naik, Laba Jasa Marga Meroket 375,5 Persen Jadi Rp749 Miliar

08 November 2021 14:01 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Vega Aulia

Gerbang Tol Meruya Utara 3. Foto: Jasa Marga

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) berhasil membukukan laba yang meroket hingga 375,5% year-on-year (yoy) sepanjang kuartal III tahun ini.

Menurut laporan keuangan Jasa Marga di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp749,4 miliar. Jumlah ini jauh lebih tinggi ketimbang Rp157,6 miliar per kuartal III-2020.

Selain itu, pendapatan perseroan bersandi JSMR ini juga naik meski tipis, yakni 0,85% year-on-year (yoy) dari Rp10,55 triliun menjadi Rp10,63 triliun pada periode ini.

Jumlah pendapatan tersebut berasal dari tol yang naik 21,6% menjadi Rp7,6 triliun, dari Rp6,25 triliun per kuartal III-2020. Kemudian, pendapatan dari usaha lainnya juga naik 12% yoy menjadi Rp654,5 miliar, dari Rp584,1 miliar per kuartal III-2020.

Namun, pendapatan dari konstruksi mengalami penurunan sebesar 35,9% yoy dari Rp3,7 triliun menjadi Rp2,37 triliun per kuartal III-2021.

Jasa Marga berhasil menekan beban pokok pendapatan dari mulanya Rp6,64 triliun menjadi Rp6,19 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.

Per September 2021, total liabilitas Jasa Marga tercatat sebesar Rp80 triliun, naik tipis 0,8% year-to-date (ytd) dari Rp79,3 triliun per Desember 2020.

Adapun total ekuitas meningkat 2,02% ytd dari akhir Desember 2020 yang sebesar Rp24,7 triliun menjadi Rp25,2 triliun.

Untuk kas dan setara kas, Jasa Marga membukukan penurunan 18,5% menjadi Rp3,74 triliun, dari sebelumnya Rp4,59 triliun per akhir 2020. Lalu total aset per September 2021 tercatat sebesar Rp105,3 triliun, meningkat 1,25% ytd dari Rp104 triliun per akhir 2020.

Berita Terkait