Pendapatan Bali United (BOLA) Kuartal I-2022 Terbang 305 Persen, Laba Bersih Malah Turun

01 Juni 2022 12:39 WIB

Penulis: Muhammad Heriyanto

Editor: Laila Ramdhini

Bali United membuka peresmian official storenya di Bali, Indonesia. (baliunited.com)

JAKARTA - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) meraup pendapatan sebesar Rp77 miliar pada kuartal I-2022. Angka ini melonjak tajam sebesar 305% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp18,89 miliar.

Namun, kenaikan itu tidak diikuti laba bersih BOLA per Maret 2022 yang terkoreksi tipis sebesar 10% (yoy) menjadi Rp43,75 miliar dari Rp48,70 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Adapun laba per saham emiten pengelola klub sepak bola Bali United ini juga ikut turun menjadi Rp7,29 dari Rp8,12 per saham.

Dengan pendapatan sebesar itu, penurunan laba bersih BOLA disebabkan oleh tingginya beban umum administrasi sebesar Rp66,78 miliar atau naik 164% (yoy) dari tahun sebelumnya Rp25,66 miliar. Lalu, tingginya beban pokok penjualan yang sebesar Rp2,6 miliar atau naik 546% (yoy) dari tahun sebelumnya sebesar Rp402,31 juta.

Mengutip laporan keuangan interim yang dipublikasikan BOLA di Bursa Efek Indonesia (BEI), per Maret 2022 nilai ekuitas tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan nilai liabilitas yang tercatat masing-masing sebesar Rp745,87 milar dan Rp86,46 miliar.

Sementara itu, penerimaan total aset perseroan per Maret 2022 tercatat mengalami kenaikan sebesar 9% secara quartal to quartal (qoq) menjadi Rp832,33 miliar dari tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp761,44 miliar.

Berita Terkait