Penataan Kawasan Wisata Danau Toba Rp57,9 Miliar Ditarget Rampung Akhir September 2021

03 Oktober 2021 09:46 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Amirudin Zuhri

Danau Toba di Sumatra Utara resmi ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). / Dok. Kemenparekraf

JAKARTA -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan penataan kawasan Danau Toba, Kampung Ulos Huta Raja dan Huta Siallagan di Kabupaten Samosir mencapai progres 97,6%.

Pembangunan yang merogoh anggaran senilai Rp57,9 miliar ini ditargetkan rampung pada akhir September 2021.

Danau Toba sebelumnya sudah ditetapkan sebagai lima DPSP sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, kedua desa tersebut selama ini dikenal sebagai desa wisata yang kerap disambangi wisatawan. Selain sebagai pusat tenun, di kawasan Huta Raja juga masih terdapat Rumah Adat Batak Samosir atau Rumah Gorga.

"Ruang lingkup penataan meliputi perbaikan kondisi rumah gorga dan lingkungannya, sedangkan Kampung Huta Siallagan  terkenal akan batu persidangannya," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Minggu, 3 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, Pulau Samosir sendiri ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata prioritas Danau Toba  karena terkenal dengan keindahan alamnya. Hal ini didukung oleh keunikan budaya, seperti pembuatan kain tenun Ulos khas Sumatera Utara.

Kegiatan produksi tenun ulos yang menampilkan kearifan lokal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis domestik dan mancanegara.

Diana menambahkan, saat ini penataan yang juga akan segera rampung adalah penataan Pantai Bebas Parapat Kabupaten Simalungun, yang terbagi menjadi tiga pekerjaan yakni penataan pantai, pembangunan ruang terbuka publik, dan penataan gerbang.

"Saat ini progres fisiknya sebesar 93,09 persen dengan target penyelesaian akhir Oktober 2021," kata Diana.

Berita Terkait