Pemilik Warung Merapat! Cek 4 Solusi Digital dari Warung Pintar

04 November 2021 20:00 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Warung Pintar. Dok: Warung Pintar/Facebook.

JAKARTA – Kehadiran start up Warung Pintar dilatarbelakangi oleh sejumlah masalah yang muncul pada bisnis warung. Paling mendasar, mayoritas warung berjalan secara tradisional dengan sistem distribusi berlapis yang menurunkan efisiensinya hingga 20%-25%.

Selain itu, ada pula informasi yang terfragmentasi dan asimetris yang menyebabkan tidak adanya visibilitas data sehingga menghambat pertumbuhan bagi semua pihak.

“Warung Pintar pun didesain menjadi start up yang menyediakan solusi untuk usaha ritel warung secara menyeluruh, bahkan hingga mencari lahan usaha hingga kebutuhan dana,” kata Jiwo Damar Anarkie, Impact Manager Warung Pintar dalam Indonesia Brand Forum 2021, Kamis 4 November 2021.

Targetnya adalah orang-orang yang ingin memulai usaha warung, atau para pengusaha warung yang ingin melakukan transformasi digital serta modernisasi usaha. Dalam kurun waktu 4 tahun, kini Warung Pintar telah berdiri menjadi Warung Pintar Group.

Warung Pintar Group adalah sebuah kelompok usaha yang khusus menaungi solusi rantai pasok untuk ekosistem warung. Mulai dari pengusaha warung, toko kelontong, pengusaha grosir, distributor, hingga pemilik brand

Untuk melayani ekosistem tersebut, Warung Pintar Group menghadirkan empat solusi digital yang masing-masing bertugas membantu penguatan rantai pasok warung dari hulu ke hilir. Pertama, aplikasi Warung Pintar yang ditujukan buat para pemilik warung serta toko kelontong untuk memenuhi stok warung. 

Fitur lain yang tersedia adalah Catatan Pintar (pencatatan utang), Komunitas Pintar (program pengembangan bisnis warung). Serta Iklan Pintar (pemasukan iklan brand untuk pemasukan tambahan warung).

Kedua, aplikasi Grosir Pintar. Aplikasi ini digunakan oleh toko grosir agar mereka dapat terhubung langsung dengan ratusan pemilik warung dalam jarak 5-10 km. Selain itu, tersedia fitur Bisnis Pintar untuk pengadaan inventarisasi barang. 

Sejauh ini, Warung Pintar Group telah menggandeng lebih dari 600 mitra pengusaha grosir yang masing-masing melayani sekitar 200-300 pemilik warung yang masuk dalam aplikasi ini.

Ketiga, Warung Pintar Distribusi. Aplikasi ini telah hadir sejak awal startup ini berdiri. Layanan ini kian solid dari waktu ke waktu. Kini memiliki lebih dari 50 gudang dan depo di seluruh Indonesia. Dalam aplikasi ini terdapat sistem manajemen gudang serta solusi inventarisasi warung.

Keempat, Bizzy Connect. Aplikasi ini menghubungkan antara pemilik brand dan distributor secara langsung ke pemilik warung. Sistem distribusi digital yang terintegrasi ini didukung aplikasi untuk manajemen salesman hingga sistem pelacakan pengiriman yang efektif. 

“Bagi brand yang bekerjasama, mereka dilengkapi dasbor untuk memantau distribusi barang-barangnya secara langsung.”

Berita Terkait