Pemerintah Targetkan Produksi 5 Juta Unit Kompor Listrik Mulai 2023

22 September 2022 22:03 WIB

Penulis: Debrinata Rizky

Editor: Laila Ramdhini

Produksi Kompor Didorong, 2023 Target 5 Juta Unit Penuhi RI

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan produksi kompor listrik dalam negeri bisa mencapai 5 juta unit pada 2023. Untuk memenuhi target tersebut, Kemenperin akan menggandeng perusahaan swasta produsen kompor.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier mengatakan kemampuan produksi perusahaan kompor listrik dalam negeri masih 300.000 unit pada 2022.

"Tahun 2022, kemampuan nasional bisa 300.000 unit, dan nanti begitu ada kepastian spesifikasi jenis akan ditambah 5 juta tiap tahunnya," ujar Taufiek dalam rapat dengan Komisi VII DPR beberapa waktu lalu.

Saat ini, pemerintah telah mengkaji spesifikasi kompor listrik yang akan diproduksi dan dibagikan kepada masyarakan dalam program konversi gas elpiji 3 kilogram ke kompor listrik. Dengan demikian, produsen akan menyesuaikan spek tersebut dan menambah produksi menjadi 5 juta unit per tahun mulai 2023.

Di sisi lain, Kemenperin jugamembagikan bocoran terkait nama-nama perusahaan yang akan memproduksi 5 juta kompor listrik pada 2023. Ada PT Adyawinsa Electrical and Power sebanyak 1,2 juta unit, PT Maspion Elektronik 300.000 unit, PT Hartono Istana Teknologi 1 juta unit.

Kemudian, PT Selaras Citra Nusantara Persada 300.000 unit, Sutrado 1 juta unit dan perusahaan lainnya 1,2 juta unit. Tugas Kemenperin hanya membina para industri tersebut agar dapat mengalokasikan produksinya untuk dalam negeri.

Sebelumnya, pemerintah akan membagikan paket kompor listrik gratis kepada 300 ribu rumah tangga. Nnatinya penerima bantuan kompor listrik merupakan masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Berita Terkait