Pemerintah Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 1,3 Juta Masyarakat Pesisir di 2022

11 Januari 2022 18:17 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Aktivitas warga di perkampungan kumuh kawasan pesisir Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 11 Januari 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia.com (trenasia.com)

Pemerintah akan memperluas penanganan kemiskinan ekstrem menjadi 212 kabupaten/kota di 25 provinsi. Di mana 147 kabupaten/kota di antaranya merupakan wilayah pesisir. Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin mengatakan, di 147 kabupaten/kota tersebut ada 1,3 juta masyarakat miskin ekstrem yang jadi target pengentasan.

Ada beberapa karakteristik kelompok miskin ekstrem di wilayah pesisir. Di antaranya demografi anggota rumah tangga lebih besar dengan rata-rata umur kepala rumah tangga yang lebih produktif. Kemudian pendidikan kepala rumah tangga sebagian besar tidak bersekolah dan hanya lulusan SD.

Selain itu kerentanan masyarakat relatif lebih rawan. Terutama terkait dengan gizi buruk dan keberadaan permukiman kumuh atau di bantaran sungai. Untuk pengentasan ini pemerintah melakukan persiapan lebih awal sehingga pada kuartal pertama 2022 bisa langsung dieksekusi.

Pemerintah lebih awal melakukan penanganan dengan harapan bahwa 2022 ini 212 kabupaten sudah entaskan. Sehingga sisanya bisa selesaikan 2023, dan di 2024 target kemiskinan ekstrem sudah nol persen. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait