Pemerintah Jadikan Fintech Sebagai Distributor Surat Berharga Negara

JAKARTA – Pemerintah berharap platform digital dapat mempercepat proses pembiayaan melalui Surat Berharga Negara (SBN). Hal ini diharapkan bisa membuka satu sistem penjualan obligasi dan SBN secara konsisten.

Pemerintah menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) sebagai salah satu pembiayaan pembangunan dalam negeri. Sementara, untuk pembelian SBN ini, pemerintah melibatkan platform financial technology (fintech) sebagai salah satu distributornya.

PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks) menjadi platform financial technology (fintech) yang ditunjuk pemerintah dalam penjualan Sukuk Ritel 013 (SR013). KoinWorks sendiri menargetkan penjualan perdana SR013 sebesar Rp10 miliar.

CEO dan Co-Founder KoinWorks, Benedicto Haryono mengatakan penjualan ini sebagai uji coba dan evaluasi untuk penjualan Sukuk Ritel seri-seri berikutnya. Harapannya, ke depan, KoinWorks dapat menjual SBN lebih banyak lagi.

“Dalam proses pemasaran, kami telah melakukan sosialisasi di berbagai media sosial. Kami juga memberikan promosi terkait pembelian SR013 melalui KoinBond dengan free saldo pendanaan di KoinRobo,” ujarnya saat diskusi daring di Jakarta, Rabu 2 September 2020.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Analisis Keuangan dan Pasar Surat Berharga Syariah Negara Kemenkeu Naufal Aminuddin mengatakan, penjualan SBN ini dimaksudkan sebagai pembiayaan APBN. Pembelian SBN hanya dapat dibeli oleh masyarakat Indonesia. Sehingga manfaat bunga yang di dapat juga akan kembali kepada warga.

“Pemerintah memiliki concern untuk pengembangan SBN yang salah satunya kami berharap fintech dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan yang sustainable,” pungkasnya.

Tags:
financial technologyFintechKoinBondKoinRoboKoinWorksPT Lunaria Annua TeknologiSurat Berharga Negarasurat utang negara
Drean Muhyil Ihsan

Drean Muhyil Ihsan

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: