Pembuat AstraZeneca, Sarah Gilbert: Pada Akhirnya COVID-19 Bakal Jadi Seperti Flu Biasa

27 September 2021 02:14 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Editor: Amirudin Zuhri

Prof. Dame Sarah Gilbert (thetimes.co.uk)

LONDON- Profesor Dame Sarah Gilbert dikenal sebagai salah satu pengembang vaksin COVID-19 AstraZeneca. Baru-baru ini, Sarah mengungkapkan prediksinya yang menggembirakan tentang pandemi COVID-19.

Menurut Sarah, COVID-19 cenderung tidak akan lagi bermutasi menjadi varian yang lebih mematikan. Pada akhirnya, COVID-19 juga akan menjadi seperti flu biasa.

"Kita sudah hidup berdampingan dengan 4 virus Corona manusia berbeda dan kita tidak lagi terlalu memikirkannya dan pada akhirnya, SARS-CoV-2 ini akan menjadi salah satunya," menurut prediksi peneliti AstraZeneca ini.

"Pertanyaannya hanyalah seberapa lama kita akan sampai ke sana dan apa yang harus kita lakukan untuk mengendalikannya pada saat ini," lanjutnya.

Virus Lebih Lemah

Virus cenderung akan menjadi lebih lemah setelah bersirkulasi ke banyak populasi manusia. Termasuk COVID-19.

Menurutnya, Covid-19 ini hanya akan menyebabkan penyakit yang ringan nantinya. Sebab, kecil kemungkinan virus itu bermutasi lagi ke strain yang bisa lolos dari perlindungan vaksin, karena sudah tidak ada bayak ruang bagi virus tersebut untuk berkembang lebih jauh lagi.

Stephane Bancel, Kepala Eksekutif Moderna, mengatakan bahwa pandemi Covid-19 bisa berakhir tahun depan seiring peningkatan produksi vaksin yang menjamin pasokan global.

"Mulai hari ini, dalam setahun, saya berasumsi (pandemi berakhir)," ungkapnya.(*) 
 

Tulisan ini telah tayang di kabarsiger.com oleh Yunike Purnama pada 26 Sep 2021 

Berita Terkait