Pembiayaan Akseleran Tembus Rp853 Miliar pada November 2021, Penyaluran di Luar Jawa Meroket 227 Persen

03 Desember 2021 16:00 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Pekerja menyelesaikan pembuatan produk di kios sentra kerajinan berbahan rotan di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin, 13 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp853 miliar untuk periode Juli-November 2021, naik 79% year on year (yoy).

Sejak berdiri, Akseleran tercatat telah menyalurkan pembiayaan mencapai Rp3,4 triliun. CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan menjelaskan, rata-rata pengeluaran per bulan Akseleran telah mencapai Rp170 miliar kepada 2,6 ribu peminjam (borrower) dan dukungan dari 16 ribu pemberi pinjaman (lender) perorangan dan 12 pemberi pinjaman institusi. 

“Kami optimistis mampu menyalurkan pembiayaan sebesar Rp2 triliun hingga akhir 2021,” kata Ivan dikutip dari laporan resmi, Jumat 3 Desember 2021.

Tak hanya ciamik dari segi penyaluran pembiayaan, Akselaran juga mencatat perbaikan rasio kredit macet (non performing loan/NPL). Rasio NPL berada di angka 0,07% untuk periode 1-28 November 2021 dari total kumulatif penyaluran pinjaman usaha Akseleran atau turun 0,02% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Selama tiga bulan terakhir tahun ini, rata-rata total kumulatif NPL Akseleran berada di angka 0,08% dan ini sangat menggembirakan karena termasuk salah satu NPL yang terendah di industri fintech p2p lending Indonesia,” jelas Ivan.

Seiring dengan terus bertumbuhnya penyaluran pinjaman usaha, Akseleran menerapkan penilaian kredit yang prudent dengan fokus kepada cashflow calon borrower. Dari aspek mitigasi risiko, seluruh pinjaman di Akseleran sudah diproteksi asuransi kredit yang melindungi 99% pokok pinjaman tertungga. 

“Sehingga risiko terjadinya gagal bayar oleh borrower dapat diminimalisasi lebih baik lagi.”

Ivan mengungkapkan, Akseleran terus melebarkan sayapnya di luar Pulau Jawa. Total penyaluran pinjaman usaha Akseleran di luar Pulau Jawa sampai 28 November 2021 naik 227% dibanding periode yang sama tahun lalu dan secara kumulatif berhasil menembus hampir sebesar Rp300 miliar.

Berita Terkait