Peluang Menarik! Kementerian PUPR Tambah Kuota KPR Subsidi Hingga 2.000 Unit untuk BRI Syariah

JAKARTA – PT Bank BRI Syariah Tbk. (BRIS) memperoleh tambahan kuota kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebanyak 2.000 unit dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Bisnis Ritel BRI Syariah Fidri Arnaldy mengaku akan menyalurkan KPR bersubsidi secara maksimal hingga akhir 2020. Strategi perseroan untuk memaksimalkan penyaluran KPR FLPP yakni memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan sejumlah pihak.

“Kami akan berusaha dengan maksimal untuk menyalurkan KPR FLPP hingga akhir tahun ini sesuai target dan sasaran dari Kementerian PUPR,” kata Fidri dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2020.

Untuk memaksimalkan penyaluran tersebut, perusahaan bersandi saham BRIS ini bakal menggandeng sejumlah developer ternama. “Kami akan menggandeng developer yang memiliki reputasi baik dan berkomitmen membangun rumah harga terjangkau berkualitas baik, menyasar pada kelompok pekerja,” ujarnya.

Fidri mengungkapkan dengan tambahan tersebut, jumlah kuota KPR FLPP milik perusahaan bersandi saham BRIS itu menjadi sebanyak 10.700 unit. Hingga kuartal II-2020, perseroan telah menyalurkan 95% dari total kuota awal yakni sebanyak 8.200 dari 8.700 unit.

Per 21 Juli 2020, entitas anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) ini telah menyelenggarakan akad KPR FLPP dengan sebanyak 2.500 nasabah secara serentak. Program akad serentak ini diselenggarakan pada 40 kota di seluruh Indonesia.

BRI Syariah menyalurkan KPR FLPP sejak 2012 silam. Setiap tahun perseroan mendapat peningkatan kuota dari pemerintah. Adapun, jumlah KPR FLPP yang disalurkan perseroan pada tahun lalu sebanyak 7.672 unit atau 111% dari target kuota 2019.

Dia menyebutkan, total realisasi KPR FLPP sejak 2012 hingga 2020 sebesar Rp4,48 triliun untuk 38.089 unit rumah. FLPP turut berkontribusi terhadap pertumbuhan pembiayaan konsumer BRI Syariah yang tumbuh sekitar 52,62% (year on year/yoy) pada triwulan kedua tahun 2020.

Tags:
BRISFasilitas likuiditas pembiayaan perumahanFLPPHeadlineKementerian PUPRkprKPR FLPPkredit pemilikan rumahPPDPPPT Bank BRIsyariah Tbkrumah subsidi
wahyudatun nisa

wahyudatun nisa

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: