Pegadaian dan Pertamina Barter Minyak Jelantah jadi Emas

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan PT Pegadaian (Persero) berkolaborasi dengan mengawinkan program bank sampah kelolaan yaitu menukarkan minyak jelantah dengan tabungan emas.

Inovasi ini diharapkan mampu membantu pengelolaan sampah serta meningkat kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan ke depan selain lebih peduli terhadap lingkungan, masyarakat juga semakin sadar bahwa sampah juga memiliki nilai ekonomi, sekaligus kami ingin mengedukasi masyarakat untuk bisa lebih ramah lingkungan dengan mengelola sampah,” kata Corporate Secretary Pertamina Tajudin Noor, dalam siaran pers, 2 Oktober 2020.

Hingga kini, bank sampah kelolaan Pertamina sudah berhasil mengolah minyak jelantah menjadi bahan bakar biodiesel dan telah mendapat sertifikasi.

Sementara itu, bank sampak kelolaan Pegadaian juga punya program pemilahan sampah rumah tangga ke tabungan emas.

“Kolaborasi ini diharapkan akan menarik minat masyarakat untuk mengumpulkan minyak jelantah, terutama ibu-ibu rumah tangga, untuk ditukar dengan tabungan emas,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman.

Latar belakang kerja sama dua Badan Usaha Milik Negara ini adalah posisi Indonesia sebagai negara penyumbang sampah terbesar kedua di dunia.

Kedua pihak berharap program ini disambut baik oleh masyarakat guna peningkatan edukasi lingkungan dan perekonomian.

Setelah perjanjian kerja sama ini diteken pada Selasa, 29 September 2020, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan Pilot Project di Area Operasi kedua BUMN yaitu di Kota Tarakan dan Yogyakarta. 

Tags:
Bank SampahbiodieselHeadlineminyak jelantahPT Pegadaian (Persero)PT Pertamina (Persero)tabungan emas
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: