Pasarkan Produk Unggulan Tanah Air, ITPC Resmi Dibuka di Jepang

January 22, 2021, 12:01 PM UTC

Penulis: Aprilia Ciptaning

Perajin menyelesaikan pembuatan produk keramik rumahan berbahan tanah liat di Jurang Mangu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin, 18 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JEPANG – Pemerintah resmi membuka kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka di Jepang. Menurut Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, kantor tersebut dibangun untuk menampung aktivitas perdagangan produk secara global, khususnya di Jepang.

“Semoga kinerja perdagangan terus meningkat dan menambah kontribusi terhadap surplus neraca perdagangan Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip TrenAsia.com, Jumat, 22 Januari 2021.

Diketahui, kantor baru ITPC Osaka berlokasi di wilayah Kitahama, Jepang. Terdapat beberapa bagian, seperti area depan untuk memajang produk unggulan Indonesia. Kemudian ada pojok kopi yang memajang produk varietas kopi unggulan Indonesia.

Jerry menyebutkan, pihaknya telah menjalankan dua kegiatan prioritas, yakni penjajakan kesepakatan dagang (business matching) dan rangkaian kegiatan lokakarya. Tujuannya, untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha kecil menengah (UKM) Indonesia mengenai kondisi dan tren produk yang diminati pasar Jepang.

Selain itu, ITPC Osaka juga menginisiasi pelayanan terbuka secara daring dengan meluncurkan Inquiry Form dan Check Promotion pada situs resminya. Terdapat platform promosi berbasis digital Indonesia Goods Webstore Market.

Jerry bilang, platform ini menjadi jembatan bagi pelaku UKM Indonesia lewat pemasaran program unggulan Kemendag Good Design Indonesia (GDI).

Tren neraca perdagangan, ujarnya, mesti diperkuat dengan melakukan diversifikasi ekspor produk unggulan. Pada Januari – November 2020, misalnya, ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang tercatat sebesar US$ 11,6 miliar.

Bahkan, ekspor produk tertentu, seperti komponen mesin, sepatu olahraga, dan produk kelapa sawit juga mengalami peningkatan.

Ke depan, kegiatan ITPC Osaka akan difokuskan pada penetrasi pasar melalui penguatan jejaring bisnis, pelayanan informasi pasar, dan penyediaan informasi melalui webinar dan export coaching program.