Paruh Pertama 2021, Emiten Kawasan Industri SSIA Telan Rugi Rp190 Miliar

31 Agustus 2021 14:40 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Rizky C. Septania

Emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) / Suryainternusa.com

JAKARTA - Emiten kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) harus menelan pil pahit lantaran rugi Rp190 miliar sepanjang semester I-2021.

Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), rugi ini membengkak dibandingkan dengan semester I-2020 yang sebesar Rp122 miliar.

Sementara itu, pendapatan perseroan juga anjlok hingga 40,5% year-on-year (yoy) menjadi Rp870 miliar. Sebelumnya, per semester I-2020 perseroan masih membukukan pendapatan hingga Rp1,46 triliun.

Dalam hal ini, jasa kontruksi menjadi faktor utama pendapatan perseroan turun. Sebab, per semester I-2020 pos ini hanya berkontribusi sebesar Rp648 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu jasa konstruksi menghasilkan pendapatan hingga Rp1,13 triliun.

Selain itu, pendapatan dari bisnis hotel juga menyusut dari Rp152 miliar menjadi Rp69 miliar per semester I-2021. Adapun sewa, parkir, jasa pemeliharaan dan utilitas sebesar Rp146 miliar, sisanya dari tanah kawasan industri sebesar Rp5,7 miliar.

SSIA per Juni 2021 membukukan beban pendapatan minus Rp726 miliar. Jumlah ini sudah lebih baik ketimbang minus Rp1,21 triliun per semester I-2020.

Sementara itu, total liabilitas juga naik menjadi Rp3,82 triliun, dari Rp3,39 triliun per Desember 2020. Sebaliknya, total ekuitas turun menjadi Rp4,04 triliun, dari akhir tahun lalu yang sebesar Rp4,23 triliun.

Per Juni 2021 kas dan setara kas SSIA tercatat naik menjadi Rp1,06 triliun, dibandingkan dengan Rp850 miliar per akhir tahun lalu. Alhasil, total aset ikut terungkit sedikit menjadi Rp7,87 triliun, dari Rp7,62 triliun per Desember 2020.

Berita Terkait