Pameran Terbesar Era Pandemi, Prokes Ketat GIIAS 2021 Diharapkan Jadi Contoh

16 Oktober 2021 19:22 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Amirudin Zuhri

GIIAS 2021 Bisa Diakses Melalui Aplikasi GIIAS Auto360 (TrenAsia.com)

JAKARTA – Industri otomotif tengah sumringah menantikan gelaran akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan diselenggarakan pada 11-21 November 2021 di ICE BSD, Tangerang.

Pameran otomotif terbesar yang akan dihelat perdana setelah COVID-19 masuk ke Indonesia tahun lalu ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Presiden Direktur Seven Events, Romi menjelaskan, penyelenggaraan GIIAS 2021 dilakukan secara hybrid, alias melalui online dan offline.

Romi memastikan, kegiatan offline GIIAS 2021 akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Hal ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung pameran, juga diharapkan sebagai contoh (benchmark) pameran selanjutnya.

“Prokesnya jelas sesuai standar pemerintah, lalu kami terapkan di semua lini mulai dari pembelian tiket hingga adanya satuan tugas (satgas) untuk memastikan penerapan prokes selama pameran,” kata Romi pada TrenAsia.com, Jumat 15 Oktober 2021.

Romi merinci, sejak pembelian tiket, GIAAS 2021 sudah tidak menyediakan ticket box secara on the spot. Artinya, pengunjung hanya bisa membeli tiket secara online di aplikasi GIIAS Auto360.

Ada beberapa pernyarataN yang wajib dipenuhi untuk hadir di GIIAS 2021 baik untuk pengunjung maupun seluruh pihak yang terlibat. Syaratnya yakni sudah divaksin COVID-19 sebanyak dua kali. Kemudian, usia pengunjung wajib di atas 12 tahun. 

Seluruh pengunjung GIIAS 2021 juga diwajibkan untuk memakai masker sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun dan memakai hand sanitizer secara berkala.

Selain memudahkan pengunjung, pembelian tiket secara online juga memberikan informasi terkait kuota pengunjung per sesi. Sebab, GIAAS 2021 hanya bisa menampung 25% dari kuota venue alias sekitar 8.000 orang per sesi.

Perlu diingat, pengunjung pameran dibagi dalam tiga sesi, pertama11.00-14.00, 14.00-17.00, dan 17.00-20.00. Romi menerangkan, pembagian sesi ini berdasarkan hasil survei internal, di mana rata-rata waktu yang dihabiskan pengunjung dalam pameran adalah 2-3 jam.

Jika sudah mengantongi tiket, pengunjung bisa langsung datang pada hari dan sesi yang tertera dalam tiket. Sesampainya di sana, pengunjung hanya perlu melakukan check in dan check out melalui aplikasi PeduliLindungi.

Dengan begitu, diharapkan sirkulasi pengunjung akan lebih teratur dan tidak terjadi kerumunan di area pameran pada jam-jam tertentu.

“Persis sistemnya seperti mau nonton bioskop, kita sudah book dari awal, dan hanya bisa masuk di jadwal yang tertera dalam tiket. Jadi tidak ada pengunjung yang akan kecewa karena sudah datang tapi kapasitas sudah penuh,” jelas Romi.

Selain prokes di atas, GIIAS 2021 juga tak menyelenggarakan acara hiburan seperti konser seperti tahun-tahun sebelum pandemi. Tahun ini, Romi fokus untuk menjaring pengunjung yang memang ingin fokus membeli mobil impian (potential buyers), bukan sekadar yang ingin menikmati hiburan.

“Kalau dulu, pameran bisa untuk semua orang. Baik yang mau beli mobil atau hanya nonton hiburan. Kalau sekarang karena prokes ketat, kami fokus menjaring calon pembeli potensial.”

Untuk itu, penerapan prokespun diterapkan sampai ke test drive. Seperti membeli tiket, pengunjung juga harus booking jadwal dan mobil yang ingin di-test drive terlebih dahulu lewat aplikasi GIIAS Auto360.

Sehingga, tak ada antrean atau penumpukan di area test drive. Selain itu, kapasitas orang selama test drive juga dibatasi hanya dua orang yakni sales satu orang dan dua pengunjung. 

Test drive jadi salah satu fitur yang paling diminati dan tidak tergantikan oleh pameran online. Jadi, kami ingin pastikan keamanan pengunjung selama test drive,” ujar Romi.

Berita Terkait