Orang Terkaya Pemilik Indosiar Beli Benson Media Kreasi Rp44 Miliar

April 24, 2020, 05:05 AM UTC

Penulis: Ananda Astri Dianka

Gedung SCTV. / Facebook @SCTV

Orang terkaya ke-41 di Indonesia pemilik stasiun televisi Indosiar, Eddy Kusnadi Sariaatmadja, melalui perusahaan PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) membeli 50% saham PT Benson Media Kreasi (BMK) senilai Rp44 miliar.

Sekretaris Perusahaan Surya Citra Media Gilang Iskandar mengatakan perseroan telah rampung mengakuisisi saham dan penyertaan strategis di BMK pada Senin, 20 April 2020. Perusahaan ini bergerak di bidang offline events, makreting influencer, dan talent management.

“Perseroan telah mengakuisisi dan/atau melakukan penyertaan pada 50% saham PT Benson Media Kreasi yang didirikan oleh Bernhard Agus Subiakto,” kata dia dalam surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dipublikasikan di keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu, 22 April 2020.

Dia menguraikan, akuisisi 50% saham BMK telah disetujui oleh para pemegam saham BMK. Hal ini tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham BMK Nomor 6 tanggal 2 April 2020.

Manajemen emiten bersandi saham SCMA tersebut mengakui penyertaan sebagian dari saham BMK merupakan upaya mendorong dan menguatkan posisi perseroan sebagai perusahaan media dan konten terkemuka. Sebelumnya, rencana akuisisi pertama kali diberitahukan kepada para pemegang sama dan publik pada 9 Agustus 2019.

BMK merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang offline events, marketing influencer, dan talent management. Perusahaan ini juga memiliki beberapa inisiatif dan/ atau kepemilikan di BASE Film Studio, Allstars.id, IDEAFest, Wonderfest, Jakarta Halal Things, dan agenda e-sports.

“Tidak ada dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan operasional,” kata dia.

Pada 9 Agustus 2019, Direktur Surya Citra Media Rusmiyati Djajaseputra, sebagai induk usaha stasiun televisi SCTV, Indosiar, dan O Channel, mengumumkan rencana akuisisi 50% saham BMK dengan nilai Rp44 miliar. Perseroan akan merogoh duit dari kas internal untuk mendanai akuisisi itu.

Dia menjelaskan, 50% saham BMK akan dibeli dari PT Benson Kapital Indonesia (BKI) sebanyak 1.999 saham dengan nilai Rp774,31 juta, Liliane Even Harris Christian 1 saham senilai Rp378.350, dan sisanya dari BMK senilai Rp43,22 miliar.

Hingga September 2019, pendapatan SCMA naik tipis 4% menjadi Rp4,14 triliun. Sedangkan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk merosot 15,3% menjadi Rp1 triliun pada periode Januari-September 2019.

Saham Surya Citra Media (SCMA) per 31 Desember 2019 dimiliki oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) sebanyak 61,88% dan publik 37,79%. Grup Emtek merupakan perusahaan publik yang dimiliki oleh keluarga Eddy Kusnadi Sariaatmadja.

Eddy Kusnadi tercatat sebagai konglomerat terkaya ke-41 di Indonesia versi majalah Forbes 2019. Kekayaannya ditaksir mencapai US$780 juta setara Rp12 triliun dari stasiun televisi SCTV, Indosiar, O Channel, e-commerce Bukalapak, hingga dompet digital DANA.

Pada perdagangan Kamis, 24 April 2020, saham SCMA ditutup naik 8,67% sebesar 65 poin ke level Rp815 per lembar. Kapitalisasi pasar saham SCMA mencapai Rp12,04 triliun dan hasil imbal hasil negatif 49,57% dalam setahun terakhir. (SKO)

Berita Terkait