OPEC Belum Sepakati Pemangkasan Produksi Minyak 1 Juta Barel Per Hari 

TrenAsia (TA) - JAKARTA. Harga minyak dunia turun setelah pertemuan organisasi negara-negara eksportir minyak (OPEC) tak menghasilkan keputusan apapun terkait rencana pemangkasan produksi minyak. Dalam proposal yang disiapkan, kombinasi antara OPEC dan non-OPEC diharapkan bisa memangkas produksi minyak 1 juta barel per hari.

Setelah pertemuan yang berlangsung dua hari di Vienna, Austria, Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan tidak yakin sebuah kesepakatan akan terjadi antara OPEC dan negara-negara produsen minyak lainnya, terutama Rusia. Negosiasi masih akan dilanjutkan lagi di akhir pekan ini.

“Tak semua siap untuk melakukan pemangkasan produksi minyak. Rusia tidak siap untuk memangkas produksi secara substansial,” kata Khalid dikutip dari Bloomberg, Jumat (7/12).

OPEC telah berubah sejak tahun 2016 dengan mengakhiri perseteruan dengan Rusia dan berkomitmen mengelola pasar minyak bersama-sama.

Gagalnya kesepakatan antara OPEC dan produsen minyak non-OPEC menunjukkan bahwa OPEC berada di bawah tekanan kekuatan yang kini tengah mengubah peta bisnis minyak global. OPEC kini semakin bergantung pada anggota non-OPEC seperti Rusia. 

Apalagi, Amerika Serikat (AS) kini juga sudah menjadi eksportir minyak murni untuk pertama kalinya dalam 75 tahun. AS telah membanjir pasar dengan minyak Shale.

Pasar langsung bereaksi atas gagalnya kesepakatan pemangkasan produksi minyak. Data Bloomberg pada Jumat (7/12) pukul 09.19 WIB, harga minyak WTI turun 0,60% dibandingkan dengan hari sebelumnya menjadi US$ 51,18 per barel. Sedangkan harga minyak Brent turun 0,80% menjadi US$ 59,58 per barel.*(Hidayat/SN)