Naik Lagi! Nilai Bitcoin Kini Tembus US$40.000

15 Juni 2021 08:30 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Bitcoin

JAKARTA – Nilai Bitcoin kembali naik. Kenaikan terjadi sekitar 4,3 persen dan membawa nilai Bitcoin kini menjadi US$40.000 pada Selasa,15 Juni 2021.

Kenaikan terjadi selama dua hari berturut-turut sejak Senin kemarin lantaran adanya sentimen positif dari pernyataan bos Tesla, Elon Musk.

Berdasarkan pendapat dari analis pasar eToro, Simon Peters, Kicauan Musk tentang Bitcoin baru-baru ini berpengaruh pada kenaikan nilai Bitcoin.

“Kata-kata Musk menyebabkan bitcoin melonjak,” kata Simon seperti dikutip TrenAsia.com dari Reuters.

Sempat membuat kicauan bernada perpisahan pada Bitcoin lewat akun Twitternya, bos Tesla pada Minggu, 13 Juni 2021 lalu menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut akan kembali menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Namun tentu saja ada syarat yang berlaku.

Musk memberlakukan syarat bahwa penambang harus mengonfirmasi bahwa Bitcoin yang ia miliki didapatkan menggunakan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, kegitan mining tidak berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Sebelumnya, Bitcoin sempat menyentuh harga tertinggi yakni di atas US$60.000 pada April lalu. Namun nilainya menurun akibat sentimen negatif dari pemerintah Cina mengenai mata uang kripto.

Hal ini kemudian diperparah oleh kicauan Musk yang tak lagi menerima Bitcoin sebagai pembayaran untuk pembelian mobil listrik Tesla. Alhasil, Bitcoin mengalami penurunan hingga nyaris 50 persen pada Mei.

Penurunan Bitcoin secara signifikan sempat membuat dugaan bahwa Elon Musk melakukan manipulasi harga. Dugaan tersebut dilayangkan oleh Magda Wierzycka yang merupakan Kepala perusahaan kemanan siber, Sygnia.

Seperti diketahui, Tesla telah membeli Bitcoin senilai US$1,5 miliar pada Februari lalu. Wierzycka menduka bahwa Tesla telah menjual sebagian besar aset Bitcoinnya sehingga nilainya menurun drastis.

Tuduhan tersebut langsung disangkal oleh Tesla. Menurut Musk, perusahaannya hanya menjual 10% kepemilikan Bitcoin untuk mengonfirmasi bahwa Bitcoin adalah alat tukar yang mudah diliquidasi.(RCS)

Berita Terkait