Modernland Realty Bukukan Marketing Sales Rp821 Miliar, Proyek JGC Jadi Andalan

07 September 2021 23:30 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Rizky C. Septania

Progress pembangunan Cluster La Seine Jakarta Garden City, proyek milik PT Modernland Realty Tbk, di Cakung, Jakarta Timur. / Dokumentasi Modernland Realty

(2021/07/Progress-Cluster-La-Seine-Jakarta-Garden-City.jpg)

JAKARTA –  PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp821 miliar sepanjang semester I-2021. Jumlah ini meningkat 21% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020.

Investor Relations and Budgeting Director Bobby Heryunda mengatakan, segmen residensial yakni proyek Jakarta Garden City (JGC) masih menjadi kontributor utama penjualan.

Selain itu, segmen hospitality juga menunjukkan pertumbuhan 71% menjadi sebesar Rp74 miliar pada periode ini. Namun, untuk segmen industrial, marketing sales yang dibukukan sebesar Rp64 miliar atau terkoreksi 52% dibandingkan tahun lalu.

“Segmen industrial mengalami penurunan seiring dengan iklim investasi yang belum pulih. Investor juga masih wait and see,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa, 7 September 2021.

Bobby optmistis, perseroan dapat meningkatkan kinerja melalui dukungan dari sejumlah faktor, seperti peluang relaksasi dari perpanjangan kebijakan insentif PPN hingga akhir Desember 2021.

Ke depan, insentif tersebut akan dimanfaatkan oleh perseroan untuk mendukung penjualan produk hunian eksisting di seluruh proyek Modernland Realty.

Sebagai informasi, sepanjang paruh pertama tahun ini, Modernland Realty berhasil meraup pendapatan sebesar Rp368 miliar. Jumlah ini naik 30% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan Rp283 miliar per semester I-2020.

Adapun kontribusi pendapatan tersebut disumbang oleh penjualan bersih sebesar Rp299 miliar, pendapatan dari hotel dan sewa Rp43,8 miliar, serta lapangan golf dan restoran clubhouse Rp25,2 miliar.

Namun, beban pokok pendapatan semakin membengkak menjadi minus Rp171 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu beban ini masih minus Rp119 miliar.

Kemudian, perseroan juga harus menelan rugi, bahkan lebih besar dari semester I-2020. Rugi yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat Rp410 miliar, lebih besar dari periode yang sama 2020, yakni Rp348 miliar.

Untuk total liabilitas Modernland Realty tercatat naik menjadi Rp11,1 triliun, dari Rp10,6 triliun per akhir 2020. Sebaliknya, total ekuitas turun menjadi Rp3,8 triliun, dari Rp4,2 triliun per Desember 2020.

Dengan kas dan setara Rp223 miliar, total aset perseroan hingga 30 Juni 2021 sebesar Rp14,9 triliun, naik tipis dari Rp14,8 triliun per akhir 2020.

Berita Terkait