Miris, Warga Sukaraya Bekasi Manfaatkan Air Kali Yang Tercemar Limbah Bertahun-tahun

07 September 2021 15:23 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Warga memanfaatkan air kali yang berwana hitam dan berbau tak sedap untuk mencuci di Desa Sukaraya, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 7 November 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

Warga di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, mengalami krisis air bersih. Hal itu dampak tercemarnya air Kali Cilemahabang diduga tercampurnya limbah industri. Keadaan ini sudah dialami warga selama bertahun-bertahun.

Kondisi air kali tersebut berwarna hitam pekat. Selain itu, air kali juga menimbulkan aroma bau tidak sedap. Namun warga tetap memanfaatkan air kali tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Warga menduga pencemaran dari limbah industri yang menyebabkan air Kali Cilemahabang berwarna hitam pekat. Pemerintah setempat sudah sering meninjau dan mencari tahu penyebab tercemarnya kali tersebut. Namun menurut warga tidak ada solusi dan tindakan nyata untuk memperbaiki dan mengembalikan kondisi kali agar layak dipergunakan untuk keperluan warga sehari-hari.

Warga mengaku bantuan air bersih datang jika ada media yang meliput atau pejabat yang datang meninjau langsung kelapangan. Warga pun pasrah dengan kondisi air kali karena tidak ada pilihan lain selain memanfaatkan air kali tersebut. 

Warga berharap pemerintah setempat dan pihak berwenang segera melakukan pengecekan pabrik-pabrik untuk melihat pengelolaan limbah yang diduga membuat aliran kali ini hitam dan tercemar. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait