Michael Lemke, Sosok Penemu 5G

16 Februari 2020 09:45 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

forum-dieselmedaille.de

JAKARTA – Teknologi 5G tidak bisa dilepaskan dari sosok Michael Lemke. Ahli teknologi senior berkebangsaan Jerman inilah yang menemukan teknologi tersebut dan merupakan karyawan Huawei.

Selama 24 tahun karirnya, ia mulai melakukan riset 5G di Dresden University of Technology pada Januari 2016. Saat ini, perkembangan 5G telah dimanfaatkan untuk kebutuhan dasar Internet of Thungs, smarts city, dan telemedicine.

Meski bekerja untuk Huawei, pengembangan 5G sendiri telah diantisipasi pemerintah Jerman dengan memusatkan penelitian laboratorium khusus, yakni 5G Lab Germany, di Dresden University of Technology.

Laboratorium merupakan proyek gabungan yang terdiri dari 600 orang dari berbagai perusahaan penyedia internet seperti Nokia, Bosch, Ericcson, dan Vodafon. Penelitian ini turut didukung oleh 22 profesor telekomunikasi untuk mewujudkan jaringan tersebut.

Saat ini, proyek penelitian dipimpin langsung oleh Frank Fitzek dari Deutsche Telekom.

Tidak dapat dipungkiri, sejumlah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) dan Eropa di atas sudah tertinggal sekitar 1-2 tahun dari teknologi yang dikembangkan Huawei di China. Meski begitu, pemerintah Amerika bersikukuh tidak akan menjalin mitra dengan Huawei karena alasan kemananan.

“AS harusnya menegosiasikan perizinan teknologi 5G Huawei untuk mendorong potensi 5G di sana,” kata Andy Purdy, Kepala Petugas Keamanan Huawei AS, seperti dikutip dari Reuters (16/02).

Segudang Manfaat

Sebelum ditemukan, teknologi 5G banyak diragukan kemunculannya. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan membuktikan bahwa manusia mampu mencuptakan berbagai teknologi yang luar biasa.

Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan kecepatan dan kestabilan internet di seluruh dunia. Oleh sebab itu, 5G hadir dengan keunggulan utamanya, yakni kecepatan akses internet yang seperti lesatan peluru dan periode latency milisecond.

Lemke juga menambahkan masalah-masalah seperti putusnya koneksi, kelebihan beban pada radio cell serta batasan untuk volume data pada paket data akan cepat ditangani. Bahkan dia juga mengungkapkan bahwa dengan teknologi 5G Anda akan selalu mendapatkan sinyal kemanapun Anda pergi.

Berita Terkait