Mertua Syahrini Jual Saham Plaza Indonesia Rp165,37 Miliar

JAKARTA – Rosano Barack, mertua dari selebritas Syahrini alias orang tua Reino Barack, menjual seluruh saham PT Plaza Indonesia Reality Tbk (PLIN) sebesar Rp165,37 miliar.

Direktur Utama Plaza Indonesia Rosano Barack mengeksekusi penjualan saham PLIN kepada pemegang pengendali PT Plaza Indonesia Investama pada Kamis, 27 Agustus 2020.

“Jumlah saham yang dialihkan 44.216.600 saham atau 1,24 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan,” kata dia dalam surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikutip di Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 3 September 2020.

Mertua dari penyanyi Syahrini tersebut sebelumnya memiliki 44.216.600 unit sahamnya atau 1,24% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Harga pengalihan saham dilaksanakan pada level premium yakni Rp3.740. Hal ini mengingat pada tanggal tersebut, harga saham PLIN di pasar reguler berada di rentang harga Rp2.410-Rp2.444. Dengan begitu, Rosano mengantongi uang sebesar Rp165,37 miliar akibat dari penjualan saham tersebut.

Pengalihan saham tersebut dibagi menjadi langsung dan tidak langsung. Masing-masing kepada PT Plaza Indonesia Investama selaku pemegang saham pengendali sejumlah 43.081.600 saham atau 1,21%. Kemudian kepada PT Rizki Bukit Abadi sejumlah 1.135.000 saham atau 0,03% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

“Pengalihan kepada PT Plaza Indonesia Investama, special purpose company dari Dana Investasi Real Estat berbentuk kontrak investasi kolektif SIMAS PLAZA INDONESIA,” tulis Rosano Barack.

Pemegang Saham Pengendali

Sebagai pemegang saham pengendali, kepemilikan PT Plaza Indonesia Investama membesar dalam emiten properti tersebut. Jumlahnya menjadi 3.429.674.130 saham atau 96,61% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Publik hanya memiliki sebesar 104.944.600 unit saham atau sebesar 2,96% dari saham yang beredar. Di sisi lain, perseroan memiliki saham treasuri sebesar 14.246.270 atau 0,4% dari saham yang beredar.

Terakhir, saham salah satu perusahaan pendiri pusat perbelanjaan di Jakarta itu juga dimiliki oleh PT Rizki Bukit Abadi sebesar 1.135.000. Jumlah itu merupakan 0,03% dari saham perseroan yang beredar saat ini.

Pada semester I-2020, pendapatan Plaza Indonesia mencapai Rp493,1 miliar, anjlok 33% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp737,1 miliar. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk hingga 30 Juni 2020 turun tipis 6,8% menjadi Rp231,8 miliar dari sebelumnya Rp248,7 miliar.

Plaza Indonesia Realty merupakan perusahaan properti yang memiliki pusat perbelanjaan Plaza Indonesia dan FX di kawasan Sudirman, Jakarta. PLIN juga memiliki Hotel Grand Hyat, Keraton The Plaza Hotel, dan perkantoran The Plaza.

Pada perdagangan Selasa, 8 September 2020, saham PLIN stagnan di level Rp2.500 per lembar. Kapitalisasi pasar saham PLIN mencapai Rp8,87 triliun dengan imbal hasil negatif 15,88% dalam setahun terakhir. (SKO)

Tags:
emiten propertikonglomeratMalPasar modalpenjualan sahamPlaza IndonesiaPLINPropertiPT Plaza Indonesia Realty Tbkpusat perbelanjaanRosano BarackSahamSyahrini
%d blogger menyukai ini: